Kompas.com - 08/03/2021, 16:16 WIB
Selebgram Millen Cyrus menjelaskan alasannya enggan mengganti nama aslinya di Kartu Tanda Penduduk (KTP). Menurut keponakan Ashanty ini, hal tersebut masuk kategori pemalsuan identitas. YouTube Atta HalilintarSelebgram Millen Cyrus menjelaskan alasannya enggan mengganti nama aslinya di Kartu Tanda Penduduk (KTP). Menurut keponakan Ashanty ini, hal tersebut masuk kategori pemalsuan identitas.

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis Millen Cyrus mengaku alami depresi karena kasus narkoba yang sempat menjeratnya pada tahun lalu.

“Kalau untuk depresi, pastinya tekanan dengan masalah pertama (narkoba di 2020), kejadian kemarin. Itu pastikan dengan semua proses (yang dijalani) ya hari ke hari, aku mikir,” ujar Millen Cyrus seperti dikutip Kompas.com dalam kanal YouTube KH Infotainment, Minggu (8/3/2021).

Millen Cyrus mengaku, sangat sedih ketika di dalam penjara. Pasalnya, berada di dalam sel sendirian.

Apalagi, kata Millen, yang menjenguknya saat itu dibatasi lantaran pandemi Covid-19.

“Orang-orang kan bilang, Millen kok enggak sedih sih. Padahal, di dalam aku sedih banget. Maksudnya, ya nangis karena kan enggak bisa ada orang yang jenguk kecuali keluarga dekat atau keluarga inti,” kata Millen.

Baca juga: 2 Kali Terjerat Kasus Narkoba, Millen Cyrus Kini Selektif Memilih Teman

Oleh karena depresi yang dialaminya di dalam penjara, Millen Cyrus langsung konsultasi ke dokter.

Kemudian, dokter meresepkan sejumlah obat untuk mengatasi depresi yang dialaminya.

Namun, Millen tak menyangka karena obat tersebut sempat kembali diamankan oleh pihak kepolisian.

“Akhirnya ya dengan aku konsultasi. Dokter pun juga ngasih apa aku butuhkan obatnya bukan apa yang aku request ini. Aku pengin obat ini, ya enggak bisa, itu dokter yang menentukan,” ucap Millen.

Baca juga: Millen Cyrus Beberkan Alasan Konsumsi Psikotropika, Ternyata...

Saat ini, Millen Cyrus masih menjalani rawat jalan di BNN Jakarta Selatan. Ia juga rutin melakukan wajib lapor setiap pekan sekali.

“Aku masih menjalani rawat jalan, sampai kapannya mereka yang nentuin sih. Kalau aku cuma pasien rawat jalan jadi masih bisa pulang ke rumah. Tetapi tetap per minggu aku datang ke sana untuk wajib lapor,” tutur Millen Cyrus.

Diketahui, Millen Cyrus diamankan di kawasan Jakarta Selatan, pada 28 Februari 2021.

Kemudian, hasil tes urine menunjukkan Millen Cyrus positif menggunakan psikotropika jenis Benzodiazepine.

Baca juga: 3 Fakta Penangkapan Millen Cyrus Berkait Zat Psikotropika


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X