Kompas.com - 11/01/2021, 21:40 WIB
Michael Yukinobu Defretes di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Senin (4/1/2021). KOMPAS.com/Revi C Rantung Michael Yukinobu Defretes di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Senin (4/1/2021).
Penulis Cynthia Lova
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Tersangka kasus video syur, Michael Yukinobu de Fretes mengakui kasus video syur dengan Gisella Anastasia (Gisel) berdampak pada pekerjaannya.

Pasalnya, dia harus menjalani wajib lapor sebagai tersangka kasus video syur setiap Senin dan Kamis.

"Dampaknya ya, mungkin saya merasa waktu-waktu pekerjaan saya mungkin lebih tertunda ya," ujar pria yang akrab disapa Nobu seperti dikutip dalam kanal YouTube Beepdo, Senin ini.

Baca juga: Jalani Wajib Lapor, Michael Yukinobu de Fretes: Keluarga Support dari Jauh

Nobu mengatakan, sebagai desainer arsitektur, ia menunda beberapa pekerjaannya demi pemeriksaan kasus yang menimpanya.

"Saya sebagai desainer arsitektur yang saya jalani, tetapi harus saya tunda untuk proses ini," kata Nobu.

Nobu menyatakan akan tetap kooperatif mengikuti proses hukum.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Michael Yukinobu de Fretes Akui Tak Lagi Komunikasi dengan Gisel

"Menyikapi hal ini kalau jujur saya mengikuti proses hukum, kooperatif saya ya proses yang saya jalani," tutur dia.

Adapun, Senin (11/1/2021) ini adalah kali kedua Nobu jalani wajib lapor.

Nobu dan Gisel ditetapkan sebagai tersangka atau kasus video konten dewasa pada 29 Desember 2020.

Baca juga: Polisi Akan Segera Olah TKP Kasus Video Syur Gisel dan Michael Yukinobu

Polisi menyebutkan, keduanya mengakui bahwa mereka merupakan pemeran di dalam video syur tersebut.

Berdasarkan pengakuan keduanya, video itu dibuat di salah satu hotel di daerah Medan, Sumatera Utara pada 2017 lalu.

Nobu dan Gisel dikenakan Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 8 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Baca juga: 3 Tanggapan Pelapor soal Permintaan Maaf Gisel dan Michael Yukinobu de Fretes Berkait Video Syur

Keduanya terancam hukuman pidana penjara mulai dari 6 bulan hingga 12 tahun.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.