Cerita Tasya Farasya, Lulusan Dokter Gigi yang Merambah MUA hingga Jadi Beauty Vlogger

Kompas.com - 13/12/2020, 19:35 WIB
Beauty vlogger Tasya Farasya ketika ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (9/3/2020). KOMPAS.com/Nabilla TashandraBeauty vlogger Tasya Farasya ketika ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (9/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Beauty vlogger Tasya Farasya membeberkan awal mula memantapkan hati menjadi beauty vlogger atau influencer.

Pemilik nama asli Lulu Farasya mengaku awalnya ia hanya iri melihat teman-temannya yang sudah lulus kuliah, namun bisa langsung bekerja.

Sementara Tasya harus menjalani koas usai menjadi Sarjana Kedokteran Gigi di Universitas Trisakti. Karena tak memiliki penghasilan, akhirnya ia berpikir untuk menjadi makeup artis (MUA) sebagai kerja sampingannya demi mendapat uang.

Baca juga: Banyak Perempuan Insecure, Tasya Farasya: Percaya Diri dan Terima Kekurangan

"Temanku sudah kerja di kantor, gajinya udah puluhan juta segalam macam. Jadi udah mau jadi MUA segala macam," ujar Tasya dalam akun YouTube RIO MOTRET seperti yang dikutip Kompas.com, Minggu (13/12/2020).

Saat menjadi makeup artis, Tasya mengaku banyak orang ingin tahu produk-produk apa yang digunakannya.

Bahkan, beberapa klien makeup-nya meminta Tasya untuk membuat video tutorial.

Baca juga: Selamat! Tasya Farasya Melahirkan Anak Pertama

"Habis dari situ mau nge-vlog, banyak yang suka nanya nanya-nanya. 'pakai make up-nya bagus deh, pakai apa sih. Ayo dong bikin YouTube, pada kepo. Ya sudah akhirnya cuma tutorial (makeup) mukaku sendiri," kata Tasya.

Untuk menjadi beauty vlogger terkenal, perjalanan Tasya tak mudah. Awalnya, ia hanya bermodal lighting menggunakan lampu-lampu yang ada di kopernya dengan bantuan senter ponsel agar wajahnya tampak glowing.

Untuk edit video, wanita kelahiran 1992 ini juga menggunakan aplikasi video editor yang uji coba gratis.

Baca juga: Bongkar Isi Tas, Tasya Farasya Terkejut Lihat Uang Kertas Seribuan

"Lighting-nya pakai lampu koper makeup sama senter handphone, ngedit sendiri, belejar ngedit sendiri, pakai trial yang free empat bulan. Jadi belajar dulu, disimpan, disetok (videonya), jadi kalau misalkan video editornya udah habis, enggak bisa ngupload kan. Ogah keluar modal Rp 4 juta. Akhirnya ada 10 video (disimpan), baru deh satu satu di upload tiap minggu," ujar Tasya.

Awalnya, ia tak menyangka bahwa banyak yang menonton video tutorial makeup-nya di YouTube. Kesuksesannya saat awal-awal menjadi beauty vlogger pun diceritakan pada suaminya, Ahmad Assegaf.

Baca juga: Pernah Kolaborasi, Tasya Farasya Tanggapi Perilaku Kekeyi Sekarang

Kini Tasya pun menjadi beauty vlogger paling terkenal di Indonesia. Tasya memiliki 3,71 juta subscriber. Bahkan dia kerap diajak kerja sama oleh sejumlah brand makeup.

"Eh ternyata yang nonton banyak. Lumayan (penontonnya), seminggu sekali kirim ke Ahmad, ih lumayan yang nonton udah 10.000, eh subscriber-nya udah 10.000," tutur dia.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X