Kompas.com - 30/09/2020, 11:54 WIB
Aktor Bollywood Sushant Singh Rajput dok. Zeenews Aktor Bollywood Sushant Singh Rajput dok. Zeenews

KOMPAS.com - Kuasa hukum terdakwa Rhea Chakraborty, Satish Manishinde, mengatakan, Sushant Singh Rajput telah mengonsumsi obat-obatan terlarang sebelum bertemu kliennya.

Menurut Live Law India, Maneshinde menyatakan seperti itu karena mendukung argumen rekan main Sushant Singh Rajput.

"Rekan mainnya Sara Ali Khan dan Shraddha Kapoor tampaknya telah memberikan pernyataan bahwa Sushant Singh Rajput mengonsumsi narkoba jauh sebelum 2019," kata Maneshinde dalam persidangan di Pengadilan Tinggi Bombay, India, Selasa, (29/9/2020).

Baca juga: Rakul dan Manajer Deepika Padukone Diinterogasi Hari Ini Berkait Kematian Sushant Singh Rajput

Rhea bersama saudara laki-lakinya, Showik, ditangkap atas kasus dugaan narkoba dalam perkara kematian Sushant.

Rhea saat ini ditahan di Penjara Byculla.

Biro Pengadilan Narkotika dalam penyelidikannya menyimpulkan, Rhea adalah bagian dari sindikat narkoba.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Seandainya Sushant Singh Rajput masih hidup hari ini, dia akan dihukum berdasarkan Pasal 20. Sushant kemudian akan mengklaim kekebalan rehabilitasi dan lolos dengan hukuman dalam jumlah kecil," tegas Maneshinde.

Baca juga: Kasus Kematian Sushant Singh, Masa Penahanan Rhea Chakraborty Diperpanjang

Lebih lanjut, Maneshinde membantah Rhea mendanai pembelian obat-obat terlarang.

Menurut Maneshinde, selama Rhea dan Sushant tinggal bersama, mendiang merupakan satu-satunya orang yang mengonsumsi narkoba.

Dia berpendapat, jumlah yang diduga dibeli Sushant yakni 25 gram, menunjukkan bahwa Rhea tidak ada di dalamnya untuk mencari keuntungan.

Baca juga: Selidiki Kasus Sushant Singh Rajput, NCB Temukan Sejumlah Obat-obatan

Kuasa hukum Sushant, Vikas Singh mengatakan, keluarga mendiang kecewa terhadap penyelidikan kasus kliennya.

"Hari ini, kami tidak berdaya karena kami tidak tahu ke mana arah kasus ini. Hingga saat ini, CBI belum melakukan press briefing tentang apa yang mereka temukan. Saya tidak senang dengan kecepatan kasus ini," kata Vikas Singh dalam konferensi pers baru-baru ini.

NCB melakukan investigasi setelah menerima komunikasi resmi dari Enforcement Director (ED), di mana terdapat berbagai obrolan terkait konsumsi, pengadaan, penggunaan, dan penyaluran obat.


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X