The Panturas: Kita Bukan Berawal dari Gimmick, Jadi Karya Dulu

Kompas.com - 26/08/2020, 18:28 WIB
The Panturas. Dok. The Panturas.The Panturas.

JAKARTA, KOMPAS.com - Grup band The Panturas mengaku bukan band yang senang menjual gimmick kepada penonton.

Band beranggotakan empat personel ini justru lebih mementingkan karya ketimbang memikirkan gimmick yang harus dibuat untuk tetap dikenal publik.

"Kita bukan berawal dari gimmick sih. Jadi karya dulu, baru gimmick," kata Surya "Kuya" Fikri, penabuh drum The Panturas.

The Panturas saat ini diketahui tengah mempersiapkan sebuah album baru.

Baca juga: Soundstream Episode Ketiga Persatukan Kembali .Feast dan The Panturas

Band yang mengusung konsep musik surf-rock ini terakhir kali merilis album Mabuk Laut pada tahun 2018.

Berbeda dari album sebelumnya, album kedua nanti akan menjadi bukti eksplorasi musik The Panturas.

Unsur keyboard dipastikan akan menambah warna baru musik The Panturas dalam album baru nanti.

Baca juga: Atasi Kebosanan Pandemi, Personel The Panturas Ambil Alih Admin Twitter Band

Pelantun lagu "Sunshine" ini belum bisa menjelaskan lebih detail tentang konsep album baru mereka nanti.

"Gue pun belum tahu sebenarnya (konsep albumnya) karena yang jadi baru beberapa lagu. Kita lihat aja nanti," ucap Kuya dalam konferensi pers virtual, Rabu (26/8/2020).

Kuya hanya bisa memastikan para personel The Panturas banyak melakukan eksplorasi dalam sound agar album kedua nanti terasa lebih berbeda.

Baca juga: The Panturas Persembahkan Lagu Tenggelamkan untuk Susi Pudjiastuti


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X