Nostalgia Zaman Dulu, Roy Marten Ceritakan Kondisi Kehidupan di Salatiga

Kompas.com - 12/07/2020, 09:42 WIB
Roy Marten sedang bercerita tentang koleksi tato gratis yang didapatnya saat di penjara. Bidik layar YouTube Marten and Friends.Roy Marten sedang bercerita tentang koleksi tato gratis yang didapatnya saat di penjara.

JAKARTA, KOMPAS.com- Artis senior Roy Marten punya cerita unik tentang masa lalunya ketika masih tinggal di Salatiga, Jawa Tengah.

Roy yang lahir tahun 1952 itu menceritakan tentang betapa sulitnya hidup zaman dulu, seperti tak mudah makan daging ayam seperti sekarang, hingga sulitnya makan nasi karena mahal.

Penasaran ceritanya, ini rangkumannya.

Baca juga: Demi Makan Daging Ayam, Roy Marten Butuh 3 Peristiwa Besar

Roy Marten mengaku hanya bisa makan daging ayam di tiga peristiwa besar, yaitu saat Lebaran, saat sakit, dan saat ayamnya yang sakit.

Sulitnya orang zaman dulu makan daging ayam dan telur.

"Kalau Papa enggak bisa (makan ayam, telur setiap hari), karena apa, ayam jawa, ayam kampung itu enggak bisa diternak, begitu ditandain enggak bertelur, disuruh bertelur enggak mau ngambek," tutur Roy.

Baca juga: Cerita Roy Marten soal Motor Antik, Ibarat Lamborghini dan Mudah Pikat Wanita

Makan makanan kuda

Walau tak merasakannya sendiri, Roy ingat betul dulu orang-orang makan bulgur karena keadaan.

Hal itu dilakukan karena zaman dulu mengkonsumsi nasi adalah sebuah kemewahan.

"Bulgur adalah makanan untuk kuda, bayangin. Nasi merupakan kemewahan yang sungguh luar biasa," ujarnya.

Baca juga: Roy Marten: Zaman Dulu Makan Telur, Oh Jangan Harap

Pikat wanita dengan motor antik

Tak perlu mobil mewah, Roy mengatakan motor antik di rumahnya adalah satu-satunya hal termewah yang dimiliki dalma hidupnya.

"Itu motor kalau sekarang, perbandingan analoginya, Lamborghini bos. Mewah banget," kata Roy Marten.

"Kalau lewat, ‘oh motor Roy’, suaranya beda, kita selalu soal cewek pasti menang, motor saingannya naik sepeda, naik delman, sudah pasti menang,” ujar Roy Marten.


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X