Bulantrisna Djelantik, Maestro Tari Legong yang Pernah Ditolak Masuk Taj Mahal

Kompas.com - 14/05/2020, 12:40 WIB
Tari Legong, ciri khas daerah Bali. KemdikbudTari Legong, ciri khas daerah Bali.

JAKARTA, KOMPAS.com - Di usianya yang sudah tidak muda lagi, Ayu Bulantrisna Djelantik tak lelah mengabdikan diri melestarikan tari tradisional asal Bali, tari Legong.

Meskipun dirinya merupakan seorang dokter dan doktor, wanita yang akrab disapa Biang ini memilih mempertahankan sebuah tradisi dengan konsisten melestarikan seni tari Legong.

"Dua tahun lalu ketika saya mengajar tari, usia saya sekitar 70 tahun, dan saya mengajari orang-orang yang usianya 30-45 tahun, usianya dua kali di bawah saya, tetapi saya lebih fit dari mereka. Seumur hidup banyak bergerak itu sangat penting, karena manusia cenderung duduk nonton TV, duduk di kantor, duduk di mobil, jangan," kata Biang.

Baca juga: Tari Legong Tri Sakti Dicetuskan Istri Menkop dan UKM Puspayoga

Bagi Biang, menari tidak hanya soal tampil di depan umum dan mendapat apresiasi dari penonton.

Ada nilai-nilai suci yang terkandung di dalamnya.

"Ini seperti doa, jadi tidak asal bergerak," ujarnya.

Tantangan lain adalah tentang regenerasi.

Menurut Biang, untuk menarik minat kaum muda, perlu pendekatan relevan dengan zaman agar generasi peminat tari Legong tidak terputus, seperti pemanfaatan teknologi dan melakukan beberapa penyesuaian zaman.

Menurut Biang, hingga kini, guru-guru dan para pelatih juga masih harus terus berlatih serta berkreasi dan memproduksi tari.

"Kita berusaha bagaimana tarian klasik ini tetap disenangi anak muda," ujar Biang.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X