Atiqah Hasiholan Ungkap Alasan Pilih Oka Antara Jadi Pemain Utama Film POSI(+)IF

Kompas.com - 19/04/2020, 21:45 WIB
Artis peran Oka Antara berpose di sela-sela media visit promo film Foxtrot Six di Menara Kompas, Palmerah, Jakarta, Senin (04/02/2019). Film action arahan sutradara  Randy Korompis ini akan tayang pada 21 Februari 2019 mendatang. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELIArtis peran Oka Antara berpose di sela-sela media visit promo film Foxtrot Six di Menara Kompas, Palmerah, Jakarta, Senin (04/02/2019). Film action arahan sutradara Randy Korompis ini akan tayang pada 21 Februari 2019 mendatang.

JAKARTA, KOMPAS.com- Aktor Oka Antara menjadi pemain utama dalam film pendek garapan Atiqah Hasiholan yang berjudul POSI(+)IF.

Namun, Atiqah Hasiholan punya alasan tersendiri memilih Oka Antara yang bermain dalam film debutnya itu.

Atiqah berujar, Oka merupakan salah satu aktor hebat sehingga cocok memerankan tokoh utama tersebut.

Baca juga: Atiqah Hasiholan Dibuat Tak Bisa Tidur Jadi Sutradara di Film POSI(+)IF

Terlebih dia melihat dari bentuk fisik dan mata dari Oka Antara yang pantas mendapat peran itu.

“Karena gue sutradara baru, Oka aktor yang hebat, dan gue dengan keterbatasan waktu. Cuma dua hari syuting waktu itu kan,” kata Atiqah Hasiholan dalam bincang melalui live Instagram Visinema dengan Oka Antara seperti dikutip Kompas.com, Minggu (19/4/2020).

“Kemudian karakter fisik tiap aktor memang ada art-nya masing-masing, apalagi mata. Kalau kayak Oka tuh, matanya ada sendu-sendunya dan itu tepat mereprentasikan yang lo peranin gitu,” ucap Atiqah menambahkan.

Baca juga: Pandemi Corona, Atiqah Hasiholan dan Rio Dewanto Bikin Aturan Khusus di Rumah

Sedangkan untuk pemeran anak kecil dalam film tersebut, Atiqah mengakui langsung dipilih oleh UNAIDS, dia pun tidak turut andil di situ. Mengingat, POSI(+)IF merupakan film kerja sama antara UNAIDS Indonesia & Visinema Group.

“(Kalau peran anak kecil) ini UNAIDS yang minta, mereka minta walaupun anak HIV ADIS yang chubby, dia kurus dan berisilah. Dan kita menemukan,” ucap Atiqah lagi.

Sebagaimana diketahui, film POSI(+)IF mengisahkan sebuah keluarga: seorang ayah, anak perempuan, dan saudara perempuan yang hidupnya terdampak setelah sang ayah didiagnosis terkena HIV.

Lebih jauh, film pendek ini mengajak para penonton ini memeriksakan diri secara dini, memulai pengobatan, serta melindungi keluarga dari HIV.

Film pendek ini bisa disaksikan melalui channel Youtube UNAIDS Indonesia atau dengan link berikut ini.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X