Kompas.com - 11/03/2020, 14:47 WIB
Jumpa pers platform musik streaming Resso di kawasan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2020). Terlihat di dalamnya (dari kiri) Christo Putra selaku Head of Music Resso Indonesia, Tricia Dizon selaku Country Manager, Resso Indonesia dan pengamat musik Adib Hidayat. KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAJumpa pers platform musik streaming Resso di kawasan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2020). Terlihat di dalamnya (dari kiri) Christo Putra selaku Head of Music Resso Indonesia, Tricia Dizon selaku Country Manager, Resso Indonesia dan pengamat musik Adib Hidayat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Era digital yang semakin masif membuat tren di kalangan anak muda turut terpengaruh, salah satunya dalam gaya berekspresi.

Musik sebagai salah satu manifesto kesenian membuat anak muda menjadikan musik hal yang lekat dengan kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Hari Musik Nasional, Fariz RM: Selama 42 Tahun Saya Menunggunya

Pengamat musik Adib Hidayat mengatakan, anak muda saat ini atau gen z senang mengaitkan apa yang mereka alami dengan lagu yang sedang didengarkan.

Hal ini tentu diekspresikan oleh mereka lewat berbagai sarana yang ada, termasuk media sosial.

"Anak sekarang suka ekspresikan dengan lirik. Anak-anak sekarang lebih relate ke lirik dulu," ujar Adib saat ditemui di kawasan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2020).

Baca juga: Sheila on 7 dan Harapan Mereka di Hari Musik Nasional 2020

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan begitu, kata Adib, generasi muda saat ini bisa lebih leluasa untuk menjadi generasi yang ekspresif dan menyalurkan berbagai hal yang dirasakan.

Berkait dengan hal itu, Adib merasa senang karena kini platform musik semakin beragam.

Seebut saja Spotify, Joox, Deezer, dan lainnya.

Baca juga: Merayakan Hari Musik Nasional 2020, Foto WR Supratman hingga Pembagian Royalti

Bahkan, untuk menjawab kebutuhan gen z tersebut, kini perusahaan Bytedance yang mengembangkan TikTok turut berkontribusi dengan mengeluarkan Resso, sebuah aplikasi musik streaming yang menonjolkan interaksi sosial di dalamnya.

Dengan demikian, Adib menilai sarana untuk berekspresi bakal semakin banyak dan tak monoton.

"Bisa lebih buat pendengar eksplorasi apa yg mereka sukai dari musisi dan bisa share ke medsos. Temukan artis baru dan temukan katalog lagu lama," ucap Adib.

Baca juga: Fariz RM Sebut Hak Cipta dan Royalti Masih Jadi Masalah Utama Industri Musik Indonesia

Sementara, Tricia Dizon sebagai Country Manager Resso Indonesia mengatakan, pihaknya membuat platform ini berdasarkan riset yang kuat demi menjawab apa yang menjadi kebutuhan anak muda.

"Orang-orang yang menginspirasi kami gen z dan millenial. Apa yang kami temukan, (gen z dan millenial) 12 jam per hari menikmati musik. Observe perilaku mereka, personalisasi karakteristik, konsumsi konten online," ucapnya.

"Mereka ekspresif enggak takut tunjukin pikiran dan perasaan secara daring. mereka juga sangat kreatif. Pengin memudahkan mereka berkreasi. Enggak terbatas satu media doang," lanjutnya.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X