Nikita Mirzani Bantah Tudingan Berikan Sejumlah Uang agar Jadi Tahanan Kota

Kompas.com - 05/02/2020, 16:55 WIB
Tersangka Nikita Mirzani saat tiba di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Senin (3/2/2020) KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISITersangka Nikita Mirzani saat tiba di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Senin (3/2/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Permohonan Nikita Mirzani menjadi tahanan kota atas kasus dugaan penganiyaan terhadap Dipo Latief, mantan suaminya dikabulkan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Hal itu pun menimbulkan pertanyaan karena Nikita hanya ditahan selama tiga hari, yakni di Rutan Polres Jakarta Selatan.

Baca juga: Nikita Mirzani Sebut Dipo Latief Hanya Lecet karena Dilempar Asbak Plastik

Bahkan, ada yang menuding Nikita memiliki kedekatan dengan pihak kepolisian.

Nikita pun langsung membantah tudingan itu.

"Ah itu bual," kata Nikita saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (5/2/2020).

Baca juga: Nikita Mirzani Ungkap Sengaja Ingin Dijemput Paksa Polisi

"Mana ada sih bisa digitu-gituin," sambung Fitri Salhuteru, sahabat yang selama ini mendampingi Nikita.

Nikita juga menampik tuduhan memberikan sejumlah uang agar ia bisa dijadikan tahanan kota.

"Lillahi ta'ala, ya, biar gue enggak bisa jalan nih. Sepersen pun gue tidak keluar uang. Seratus perak pun gue tidak keluar uang di kepolisian, kejari, lillahi ta'ala," ucap Nikita.

Baca juga: Nikita Mirzani: Lihat Kejaksaan, Ya Allah Gemetaran

Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Andi Ardhani, mengatakan kejaksaan mengabulkan permohonan Nikita Mirzani menjadi tahanan kota karena beberapa alasan.

"Dipermohonan itu ada yang beberapa pihak yang menjamin. Kemudian pertimbangan kemanusiaan yang berangkutan single parent, ada anak yang masih membutuhkan ibunya," kata Ardhani di Kejari Jakarta Selatan, Senin (3/2/2020) lalu.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X