Jika Bebas, Pablo Benua dan Rey Utami Berencana Masuk Pesantren

Kompas.com - 27/01/2020, 15:45 WIB
Rey Utami dan Pablo Benua saat dijumpai di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020). KOMPAS.com/Revi C Rantung Rey Utami dan Pablo Benua saat dijumpai di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Terdakwa kasus pencemaran nama baik dan konten asusila, Rey Utami serta suaminya, Pablo Benua sudah memiliki rencana pascabebas dari kasus video ikan asin yang tengah dijalaninya.

Pablo dan Rey Utami mengaku sudah menyiapkan rencana syukuran serta umrah.

“Pasti sujud syukur ya (kalau sudah bebas). Yang kedua, saya berencana memang kita mau umrah, slametan juga di rumah,” kata Pablo Benua saat dijumpai di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (21/1/2020).

Baca juga: Jalani Sidang, Pablo Benua dan Rey Utami Tampil Mentereng dengan Busana Gucci

Tidak hanya itu saja, Pablo Benua dan Rey Utami juga mempertimbangkan untuk masuk pesantren.

Sebab, keduanya sepakat ingin mempelajari mendalam soal agama.

“Dan kita ini rencana mau mempertimbangkan mungkin nanti kita keluar, kita akan coba menghabiskan waktu kita di pesantren sementara,” ucap Pablo Benua.

Baca juga: Dipenjara, Rey Utami Sedih Anaknya Mulai Tanyakan Keberadaannya

Rey Utami melanjutkan bahwa mereka akan mencari pesantren yang fleksibel sesuai dengan waktu mereka.

“Tapi (pesantren) yang bisa pulang pergi juga, biar bisa ketemu keluarga juga, karena bisa menimba ilmu agama juga,” tutur Rey Utami.

Menurut Rey Utami, ia butuh guru yang mengajarkannya lebih dalam perihal ilmu agama. Oleh karena itu, pesantren dianggap sebagai tempat yang tepat.

Baca juga: Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua Didakwa Langgar Kesusilaan hingga Menghina

“Kalau di pesantren kan ada gurunya, ustaznya, jadi banyak referensi ilmu yang bisa lebih dalam lagi dibanding saya belajar sendiri di tahanan. Kalau di tahanan saya belajar sendiri, buku apa segala macam. Kalau di pesantren kan bisa tanya jawab,” ujar Rey Utami.

Diketahui, Rey Utami dan Pablo Benua tengah menjalani sidang kasus dugaan pencemaran nama baik dan konten asusia di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Rey Utami dan Pablo Benua pun menjalani penahanan atas kasus tersebut sejak 12 Juli 2019.

Baca juga: Tanggapan Rey Utami dan Pablo Benua Usai Eksepsi Ditolak Majelis Hakim


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X