Kompas.com - 09/01/2020, 19:12 WIB
Sheila Timothy saat ditemui di Gedung di Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (9/1/2020). KOMPAS.com/Revi C Rantung Sheila Timothy saat ditemui di Gedung di Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (9/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com- Mengawali tahun 2020 ini, pemerintah mengambil langkah tegas untuk menutup situs streaming online gratis film, seperti contohnya IndoXXI.

Langkah itu pun didukung oleh Sheila Timothy selaku bagian dari Asosiasi Produser Film Indonesia (APROFI).

Menurut Lala, sapaan akrabnya, hal tersebut menjadi pembelajaran agar karya-karya pegiat seni film dapat dihargai.

Baca juga: Hari Ini, Situs Streaming Film Ilegal IndoXXI Resmi Tutup

"Jadi kita melakukan penjelasan bukan kepada guru tapi anak-anak SD. Ini kan sebenarnya budi pekerti gimana kita menghargai karya orang lain, enggak nyolong karya orang lain," kata Sheila Timothy saat ditemui di Gedung di Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (9/1/2020).

Lala menambahkan, pembajakan film dalam situs streaming online sudah sangat merugikan. Apalagi dari segi pembuatan yang membutuh biaya besar serta ide tersebutlah yang sangat mahal.

Ini pun menjadi sebuah hal yang sangat serius untuk disorot pemerintah walau memunculkan pro dan kontra.

Baca juga: Bersyukur IndoXXI Diblokir, Ernest Prakasa: Semoga Website Bajakan Lain Juga

"(Kerugiannya) banyak banget bisa dicek di Google banyak data yang sudah kita sebar juga. Soalnya ada data dari 2017-2018 berapa. Tapi yang jelas miliaran apa yang dirugikan di industri perfilman Indonesia," tutur Lala.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X