Tahu Janinnya Bermasalah, Keponakan Prabowo Tak Gugurkan Kandungannya

Kompas.com - 24/12/2019, 19:00 WIB
Rahayu Saraswati Djojohadikusumo atau Sara menyambangi Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu (7/11/2018) siang. KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARRahayu Saraswati Djojohadikusumo atau Sara menyambangi Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu (7/11/2018) siang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Berbagi cerita, presenter Rahayu Saraswati menuturkan pengalamannya memiliki anak berkebutuhan khusus.

Perempuan yang karib disapa Sara ini mengungkapkan, tahu bahwa anaknya bakal lahir dengan berkebutuhan khusus sejak masih dalam kandungan.

Dalam acara bertajuk "Q&A" di Metro TV, Sara mengatakan informasi itu diketahui saat usia kandungannya masih 14 minggu.

Tepatnya, setelah ia secara tidak direncanakan melakukan tes darah yang bisa melihat kromosom janin.

Baca juga: Kisah Rahayu Saraswati Mengetahui Putranya Berkebutuhan Khusus

Ternyata hasil pengecekan menyatakan calon anaknya mengalami kelainan yang berefek menjadi ke down syndrome.

"Tanpa basa-basi dia (dokter) langsung, 'Oke tes darah kamu baik dan hasilnya anak kamu kemungkinan besar 90 persen punya trisomi 21, kromosomnya berarti ada ekstra satu'," ucap Sara dalam video berjudul "Q&A: Terima Kondisi Anak Apa Adanya (4/6)", seperti dikutip Kompas.com, Selasa (24/12/2019).

Mengetahui janinnya mengalami kelainan, Sara mengaku sedih. Tetapi, tak lantas memutuskan untuk mengugurkannya.

"Karena ini adalah anak dengan down syndrome yang balik lagi kemungkinan-kemungkinannya itu besar. Tetapi mungkin karena saya dibesarkan dengan iman, yang aborsi itu enggak boleh buat kita," kata Sara.

Baca juga: Anak Idap Down Syndrome, Rahayu Saraswati: Hadiah dari Tuhan

Perempuan yang juga terdaftar sebagai politikus Partai Gerindra ini menyadari punya keharusan untuk menjamin calon anaknya untuk bisa hidup sejahtera.

"Memang tanggung jawab kita untuk memastikan bahwa dia bisa tumbuh kembang selayaknya dia. Yang penting dia happy dan saya tahu anak dengan down syndrome itu sangat polos, enggak ada istilahnya pikiran jahat apapun," ujar Sara.

Setelah lahir, Sara dan suami, Harwendro Adityo menjadi sadar bahwa anak yang diberinama Wira adalah anugerah.

Bahkan, Sara menyebut Wira sebagai hadiah dari Tuhan yang tak harus dianggap sebagai beban.

"Karena ya dia memang hadiah dari Tuhan. Di bukan beban, dia hadiah dari Tuhan. Artinya, kita sebagai orang tua dititipkan oleh Tuhan by this gift. Dan itu tanggung jawab kita bagaimana kita mau membesarkan dia," tutur Sara.

Baca juga: Anak Idap Down Syndrome, Rahayu Saraswati: Hadiah dari Tuhan

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X