Dengan Nada Tinggi, Kuasa Hukum Pihak Ruben Onsu Tegaskan Tak Akan Cabut Laporan

Kompas.com - 20/11/2019, 17:05 WIB
Minola Sebayang saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (19/11/2019). Baharudin Al FarisiMinola Sebayang saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (19/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, sempat terlibat adu mulut dengan salah satu wartawan saat ditanyai perihal kasus dugaan fitnah pesugihan yang dilakukan akun YouTube "Hikmah Kehidupan".

Peristiwa itu berawal dari pertanyaan salah satu awak media perihal alasan Ruben Onsu tidak mencabut laporan terhadap akun YouTube "Hikmah Kehidupan".

"Memangnya harus cabut laporan? Jadi gini, saya harus luruskan. Dalam menangani suatu perkara, kita harus melakukannya didasarkan pada aturan yang berlaku. Karena ini bukan masalah hati, ini bukan masalah tidak mau mencabut," kata Minola saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (20/11/2019).

"Kalau masalah maaf, kan Ruben sudah mengatakan mau memaafkan. Tapi kalau cabut perkara, ini mengenai masalah lain," lanjut Minola yang masih terlihat santai.

Baca juga: Roy Kiyoshi Akan Cabut Laporan, Abril Sujud Syukur, Ruben Onsu Ingin Proses Hukum Berlanjut

Mendengar hal itu, wartawan menanyai kembali soal Roy Kiyoshi yang akan mencabut laporannya dan Minola menjawab agak sedikit menekankan setiap kata.

"Itu kan masalah lain. Yang paling dirugikan di sini Ruben. Karena time line-nya (judul YouTube) itu tulisannya mengatakan usaha Ruben Onsu pemakai pesugihan," jawabnya.

"Kan pakai tanda tanya?" timpal salah satu wartawan.

Sontak, Minola terlihat sedikit tidak nyaman dengan pertanyaan yang diajukan awak media.

Baca juga: Khawatir Roy Kiyoshi Stres, Keluarga: Jangan Baca Komentar Negatif

"Sekali lagi, Mas. Ini hukum, teman-teman wartawan harus hati-hati. Zaman sekarang ini tanda tanya di belakang bisa sebagai suatu alasan untuk membentengi diri. Narasi (di dalam video) ada. Jadi, ini masalah hukum," jawab Minola.

"Kalau misalkan ada orang lain yang mencabut laporannya kan persoalan lain. Kita bilang kita tidak ingin cabut, kita ingin proses hukum dijalani," tegas Minola.

Kemudian, Minola terlihat kembali mengulangi pernyataannya bahwa persoalan hukum berbeda dengan memaafkan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X