Kompas.com - 02/11/2019, 12:34 WIB
Dian Sastrowardoyo berpose ketika mempromosikan film Aruna dan Lidahnya di kantor redaksi Kompas.com, Menara Kompas, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (13/7/2018). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanDian Sastrowardoyo berpose ketika mempromosikan film Aruna dan Lidahnya di kantor redaksi Kompas.com, Menara Kompas, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (13/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Dian Sastrowardoyo mengungkapkan rasa sedihnya karena tidak bisa mengikuti lomba lari New York Marathon 2019. Padahal, ia sudah selama satu bulan mempersiapkan diri.

Melalui unggahan story Instagram-nya, Dian mengatakan bahwa lututnya bermasalah dan tidak diizinkan untuk melakukan aktivitas berat.

"Marathon.. it's a serious thing. Bisa jadi ini berita paling gak enak buat gue. Sudah hampir sebulan sebelum NY Marathon lutut gue bermasalah. Jangankan buat lari, buat aktifitas jalan sehari-hari aja kerasa banget sakitnya," kata Dian seperti dikutip Kompas.com, Sabtu (2/11/2019).

Baca juga: Ternyata, Dian Sastro Cucu Keponakan Tokoh Kunci Sumpah Pemuda

"Ternyata bener, Hasil pemeriksaan dokter menyatakan bahwa gue tidak boleh ikut marathon bahkan berolahraga lari selama beberapa waktu yang agak panjang," sambung Dian.

Kondisinya tersebut membuat Ibu dua anak ini tampaknya cukup terpuruk. Dian menuturkan, ia seperti tak mengenali dirinya sendiri karena tidak bisa berlari.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Bisa jadi ini berita paling gak enak buat gue... . Sudah hampir sebulan sebelum NY Marathon lutut gue bermasalah. Jangankan buat lari, buat aktifitas jalan sehari-hari aja kerasa banget sakitnya. . Ternyata bener, Hasil pemeriksaan dokter menyatakan bahwa gue tidak boleh ikut marathon bahkan berolahraga lari selama beberapa waktu yang agak panjang. . Rasanya sedih banget... Bukan hanya karena nggak bisa lari sama temen-temen, tapi karena gue merasa nggak kenal lagi sama badan gue sendiri???? . It is true that marathon #itsaseriousthing. Sedikit saja ada tanda atau keluhan apa pun yang dirasakan gak boleh dianggap sepele. Harus segera ditindak lanjuti dan dicari masalahnya sebelum kemudian terlambat. Cerita ini jadi pelajaran buat gue dan kita semua. Bahwa Marathon ataupun olahraga berat lainnya tidak boleh dianggap main-main. . I am so sorry my dear friends @reinawardhana @?Hakim Satriyo? @iwetramadhan @vigavenetia we couldn't run this race together . I always apply #onedegreebeyond mentality in everything that I do, but sometimes you need to know where to stop when its your limit . Letting go of that ego! Because once again #itsaseriousthing . Mudah-mudahan break gue ini adalah sebuah awal buat gue untuk melesat lebih maju. . Good luck my dearest friends. . #pertemanansehat #361Indonesia #OneDegreeBeyond #ItsASeriousThing

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

A post shared by Dian Sastrowardoyo (@therealdisastr) on Oct 31, 2019 at 5:27pm PDT

"Rasanya sedih banget...Bukan hanya karena nggak bisa lari sama temen-temen, tapi karena gue merasa nggak kenal lagi sama badan gue sendiri," ucap bintang film Ada Apa Dengan Cinta? Itu.

Baca juga: Saat Awkarin dan Dian Sastro Kompak Suarakan Kesetaraan Perempuan

"Kayaknya jadi jauh lebih berat ya perkaranya, gue selama ini lihat diri gue Dian itu orang yang olahraga banget, olahraganya apa? Lari. Sekarang gue enggak bisa lari nih, terus gue kayak..gue tuh apa? Gue nanti olahraganya apa? jadi enggak ngenalin diri gue lagi kalau gue enggak lari," lanjut Dian.

Padahal sebelumnya, Dian kerap mengunggah foto-foto saat dirinya latihan lari untuk perlombaan tersebut.

Dalam unggahannya, Dian juga mengungkapkan betapa besar keinginannya untuk mengikuti New York Marathon itu.

"Doakan gue yaa, supaya selalu sehat dan bisa finish dengan baik di New York Marathon ini," tulis Dian dalam salah satu unggahannya.

Baca juga: Dian Sastro: Saudaraku Kaum Hawa, Kita Bukan Objek, Kita Bukan Barang

Tak lupa, Dian mengingatkan agar para pelari tidak menganggap remeh rasa sakit yang dirasakan dan segera memeriksanya ke dokter sebelum terlambat.

"It is true that marathon Sedikit saja ada tanda atau keluhan apa pun yang dirasakan gak boleh dianggap sepele. Harus segera ditindak lanjuti dan dicari masalahnya sebelum kemudian terlambat," tutur Dian.

"Cerita ini jadi pelajaran buat gue dan kita semua. Bahwa Marathon ataupun olahraga berat lainnya tidak boleh dianggap main-main," tutup Dian sebagai upaya lebih serius memperhatikan kesehatan dirinya ke depan.

Baca juga: Dian Sastro Ingin Orang Indonesia Buang Stereotip Wanita Eropa Lebih Cantik


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X