Kompas.com - 15/05/2021, 14:12 WIB
Ilustrasi kucing Unsplash/Timothy MeinbergIlustrasi kucing

JAKARTA, KOMPAS.com - Tidak memiliki kemampuan untuk menyikat gigi seperti manusia menjadi alasan kuat mengapa kucing bisa mengalami permasalahan bau mulut.

Bau mulut yang dialami kucing peliharaan tentu terasa mengganggu bagi pemiliknya, terlebih saat menggendong dan memanjakannya. 

Baca juga: Ketahui, Ini Bagian Tubuh yang Disukai Kucing Saat Dibelai

Jadi, penting menyingkirkan bau mulut yang dialami kucing peliharaan agar membuat mereka benar-benar terawat seutuhnya. 

Dilansir dari beberapa sumber, Sabtu (15/5/2021), berikut ini penyebab dan cara menghilangkan bau mulut pada kucing. 

Baca juga: Cegah Kerusakan, Ini Cara untuk Hentikan Kucing Menggaruk Furnitur

Penyebab Kucing Bau Mulut 

Halitosis merupakan bau mulut yang dialami kucing. Meski kerap menyalahkan makanan kucing sebagai penyebabnya, sumber bau sebenarnya berasal dari bakteri di mulut kucing.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, hindari menggunakan antibiotik untuk menyegarkan napas kucing. Peru diketahui bahwa tidak semua bakteri itu buruk. Beberapa di antaranya diperlukan untuk membantu memecah makanan kucing. 

Baca juga: Bulu Kucing Rontok? Ini Penyebabnya

Bakteri bekerja dengan air liur, menghasilkan enzim yang memulai proses pencernaan. Selama proses tersebut, senyawa yang dihasilkan berbau busuk. Masalah bau mulut kucing kemudian bertambah parah ketika terlalu banyak bakteri yang berkeliaran di mulutnya. 

Saat bakteri tambahan menumpuk di mulut kucing, mereka membentuk lapisan di sekitar gigi yang disebut plak. Jika tidak ditangani, plak bercampur dengan mineral dalam air liur dan mengeras menjadi karang gigi. 

Baca juga: Bukan Ingin Dimanja, Ini Alasan Kucing Menggosok Kepala ke Pemiliknya

Saat karang gigi menebal, gusi di sekitar gigi menyusut, memperlihatkan akar gigi, dan mengakibatkan kerusakan gusi dan gigi.

Proses kerusakan gigi dan gusi ini dikenal sebagai penyakit periodontal. Sebanyak 85 persen kucing memiliki beberapa bentuk penyakit periodontal saat mereka berusia tiga tahun. 

Baca juga: Alasan Kucing Suka Mengendus Semua Benda yang Berbau Tak Sedap

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X