Kompas.com - 03/07/2022, 11:31 WIB

KAIRO, KOMPAS.com – Serangan hiu di Mesir menewaskan seorang wanita Austria yang berenang di dekat resor Hurghada pada Jumat (1/7/2022).

Atas insiden tersebut, pihak berwenang Mesir pada Sabtu (2/7/2022) menutup bentangan garis pantai Laut Merah di negara tersebut, sebagaimaan dilansir The New Arab.

Korban merupakan seorang wanita berusia 68 tahun. Dia kehilangan kaki dan lengan akibat serangan hiu dan meninggal tak lama setelah dia dibawa ke rumah sakit swasta di Hurghada.

Baca juga: Misteri Kepunahan Hiu Purba Megalodon 3 Juta Tahun Lalu Terungkap

Seorang pejabat yang enggan disebutkan identitasnya karena tidak berwenang untuk berbicara dengan media mengatakan, para staf medis sempat berupaya menyelamatkan korban, namun tidak berhasil.

Menurut dokumen internal dari Kantor Gubernur Provinsi Laut Merah, yang dibagikan kepada The Associated Press, pihak berwenang akan menutup daerah itu selama tiga hari.

Berbagai aktivitas laut juga dilarang termasuk menyelam, snorkelling, wind surfing, dan kite sailing. Kapal penangkap ikan juga dilarang di perairan Hurghada.

Baca juga: Bangkai Hiu Tergantung di Langit-langit Sekolah AS, Ternyata Digantung Siswa sebagai Lelucon

Serangan hiu relatif jarang terjadi di wilayah pesisir Laut Merah Mesir dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2020, seorang anak laki-laki Ukraina kehilangan lengan dan seorang pemandu wisata Mesir kehilangan kakinya karena serangan hiu.

Pada 2010, serentetan serangan hiu menewaskan satu turis Eropa dan melukai beberapa lainnya di Sharm el-Sheikh di Semenanjung Sinai, di seberang Laut Merah dari Hurghada.

Baca juga: Diserang Hiu, TikToker Viral Ini Nekat Meninju Hiu tepat di Wajah

Resor Laut Merah Mesir, termasuk Hurghada dan Sharm el-Sheikh, adalah salah satu destinasi pantai utama negara itu dan populer di kalangan wisatawan Eropa.

Penyelam tertarik oleh terumbu karang di lepas pantai yang menawarkan kehidupan laut yang kaya dan berwarna-warni.

Pihak berwenang dalam beberapa tahun terakhir berusaha untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata, yang dihantam oleh ketidakstabilan selama bertahun-tahun.

Baca juga: Australia Buru Hiu Putih Besar yang Bunuh Seorang Perenang, Terparah sejak 1963

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rangkuman Hari Ke-174 Serangan Rusia ke Ukraina, Ledakan Besar di Crimea, Putin Tuding AS Perpanjang Konflik

Rangkuman Hari Ke-174 Serangan Rusia ke Ukraina, Ledakan Besar di Crimea, Putin Tuding AS Perpanjang Konflik

Global
[POPULER GLOBAL] Ikea Shanghai Tetiba Lockdown | Alasan Banyak Pejabat AS ke Taiwan

[POPULER GLOBAL] Ikea Shanghai Tetiba Lockdown | Alasan Banyak Pejabat AS ke Taiwan

Global
Rusia Sebut Ledakan Besar di Pangkalan Militer Crimea Hasil Sabotase, Akui Alami Kerusakan

Rusia Sebut Ledakan Besar di Pangkalan Militer Crimea Hasil Sabotase, Akui Alami Kerusakan

Global
WHO Minta Publik Bantu Cari Nama Baru untuk Virus Cacar Monyet, Ini Situs yang Bisa Digunakan

WHO Minta Publik Bantu Cari Nama Baru untuk Virus Cacar Monyet, Ini Situs yang Bisa Digunakan

Global
Jerman Terbangkan 6 Jet Tempur ke Singapura Hanya dalam Waktu 24 Jam, Ada Apa?

Jerman Terbangkan 6 Jet Tempur ke Singapura Hanya dalam Waktu 24 Jam, Ada Apa?

Global
Abaikan Peringatan AS dan India, Sri Lanka Izinkan Kapal Kontroversial China Berlabuh di Pelabuhannya

Abaikan Peringatan AS dan India, Sri Lanka Izinkan Kapal Kontroversial China Berlabuh di Pelabuhannya

Global
Kekacauan di Ikea Shanghai Setelah Toko Tiba-tiba Terapkan Lockdown, Pengunjung Berdesakan Coba Melarikan Diri

Kekacauan di Ikea Shanghai Setelah Toko Tiba-tiba Terapkan Lockdown, Pengunjung Berdesakan Coba Melarikan Diri

Global
Pejabat Senior Rusia Dilaporkan Diam-diam Dekati Barat untuk Akhiri Invasi ke Ukraina

Pejabat Senior Rusia Dilaporkan Diam-diam Dekati Barat untuk Akhiri Invasi ke Ukraina

Global
Australia dan Selandia Baru Bantah Isu Larangan Kirim Daging ke China

Australia dan Selandia Baru Bantah Isu Larangan Kirim Daging ke China

Global
Buku Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Puncaki Best Seller di Amazon

Buku Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Puncaki Best Seller di Amazon

Global
Ukraina: Serangan Presisi Hancurkan Pangkalan Paramiliter Rusia Grup Wagner

Ukraina: Serangan Presisi Hancurkan Pangkalan Paramiliter Rusia Grup Wagner

Global
Ukraina Terkini: Serangkaian Ledakan Kembali Guncang Pangkalan Rusia di Crimea

Ukraina Terkini: Serangkaian Ledakan Kembali Guncang Pangkalan Rusia di Crimea

Global
Mantan PM Australia Ketahuan Pernah Diam-diam Tunjuk Diri Sendiri Rangkap Jadi Menteri

Mantan PM Australia Ketahuan Pernah Diam-diam Tunjuk Diri Sendiri Rangkap Jadi Menteri

Global
Video Kucing Kehausan Minum Lewat Dispenser Viral, Warganet: Hewan Cerdas!

Video Kucing Kehausan Minum Lewat Dispenser Viral, Warganet: Hewan Cerdas!

Global
China Jatuhkan Sanksi ke 7 Pejabat Taiwan, Ini Alasannya

China Jatuhkan Sanksi ke 7 Pejabat Taiwan, Ini Alasannya

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.