Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sambil Pakai Ventilator, Ibu Hamil Ini Berhasil Melahirkan Bayi Sehat

Kompas.com - 29/04/2020, 03:15 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

Sumber Metro

OHIO, KOMPAS.com - Seorang ibu hamil berhasil melahirkan bayi sehat, saat dirinya berjuang sembuh dari Covid-19 dan masih memakai ventilator.

Megan Sites (27) menjalani operasi sesar darurat untuk melahirkan putranya pada kehamilan 29 minggu 6 hari bulan ini.

Dilansir dari Metro, saat melahirkan ia masih memakai ventilator untuk membantu kinerja jantung dan paru-parunya.

Baca juga: Berjamur dan Ada Serangga, Ibu Hamil Jepang Keluhkan 300.000 Masker Gratis dari Pemerintah

Dia hamil 7 bulan anak keduanya ketika dibawa ke UGD Joint Township di Ohio pada 1 April, setelah dia mengalami kesulitan bernapas dan tidak bisa berbaring.

Pengujian menyatakan Sites positif virus corona dan dia kemudian dipasangi ventilator saat masih sadar. Ia mengatakan bisa merasakan tabung menyentuh trakeanya saat dimasukkan.

Sites kemudian dikirim ke Rumah Sakit Miami Valley di Dayton. Tidak jelas berapa usia kehamilannya ketika dia dinyatakan positif Covid-19.

Kondisi Sites membaik cepat, sehingga mesin pernapasan dilepas - tetapi kondisinya kemudian memburuk.

"Dalam 24 jam, 48 jam, kondisi saya benar-benar memburuk," katanya kepada Columbus Dispatch yang dikutip Metro pada Minggu (26/4/2020).

Baca juga: Perawat Ini Tewas karena Covid-19 Saat Hamil, Bayinya Lahir dalam Kondisi Sehat

Sites mengatakan dia tidak dapat berjumpa suaminya Donny, orang tuanya, mertua, atau teman-temannya karena pembatasan rumah sakit mengenai wabah virus corona. "Saya mengalami momen-momen sulit."

Saya berkata pada diri sendiri, "Inilah dia, saya tidak bisa membuatnya (bayi) lahir," katanya.

"Segala sesuatu di tubuhku, napas, bergerak, batuk, apa pun, semuanya sakit."

Dia lalu bertanya kepada staf rumah sakit apakah bisa kembali menggunakan ventilator, tetapi kali ini dia ingin dibius.

Baca juga: Carrie Symonds, Tunangan PM Inggris yang Sedang Hamil Merasa Terinfeksi Virus Corona

Pada 8 April, dokter memberi tahu suami Sites bahwa ventilator dapat membantunya meneruskan kehamilannya hingga 30 minggu.

Namun 20 menit kemudian suaminya menerima telepon lagi yang dari dokter bahwa paru-paru istrinya kolaps.

Untuk menyelamatkannya, dokter mengatakan mereka harus melahirkan bayi itu keesokan harinya.

Sites harus menjalani oksigenasi membran ekstrakorporeal (ECMO), yang merupakan perangkat "hampir terakhir" untuk sementara membantu kerja jantung dan paru-paru pasien, menurut Dr Suzanne Bennett ahli anestesi perawatan kritis UC Health.

UC Health dilaporkan tidak pernah menempatkan ibu hamil di mesin ECMO, tetapi tidak ada opsi lain bagi Sites.

Baca juga: Adik Ipar PM Inggris Boris Johnson Juga Positif Covid-19, dan Sedang Hamil

Ia kemudian diterbangkan dengan mesin ECMO dalam helikopter ke Rumah Sakit Miami Valley, di mana ia menjalani operasi sesar untuk melahirkan putranya pada kehamilan 29 minggu 6 hari.

Bayi itu kemudian dibawa ke unit perawatan intensif neonatal. Ketika Sites bangun dia tidak ingat proses persalinannya karena obat penenang, kata Dr Bennett.

"Saya banyak berhalusinasi sejak saat itu... termasuk perawatan ECMO, saya tidak ingat semua itu," katanya.

Dia pun memuji tim medisnya dan perawatan ECMO yang menyelamatkan hidupnya, setelah dia mengatakan suaminya diberitahu bahwa Sites hanya memiliki peluang hidup kurang dari 40 persen.

"Ini keajaiban saya duduk di sini berbicara dengan Anda sekarang," katanya.

Setelah 10 hari, Sites akhirnya dapat melihat bayinya, bernama Jameson, yang masih di NICU, meskipun dokter mengatakan dia sehat tanpa tanda-tanda Covid-19. Jameson seharusnya bisa pulang dalam 4-5 minggu.

"Tidak ada kata-kata. Tidak ada cara untuk menunjukkan kepada mereka penghargaan yang layak mereka terima. Ini nyata," ujar Sites tentang tim medisnya.

Baca juga: Kisah Para Ibu Hamil di Wabah Covid-19 Eropa, Antara Optimistis dan Cemas

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Dokter Palestina Meninggal Usai Ditahan 4 Bulan di Penjara Israel

Dokter Palestina Meninggal Usai Ditahan 4 Bulan di Penjara Israel

Global
88 Anggota Kongres AS dari Partai Demokrat Desak Biden Pertimbangkan Setop Jual Senjata ke Israel

88 Anggota Kongres AS dari Partai Demokrat Desak Biden Pertimbangkan Setop Jual Senjata ke Israel

Global
Banjir Brasil, 39 Tewas dan 74 Orang Hilang

Banjir Brasil, 39 Tewas dan 74 Orang Hilang

Global
Turkiye Setop Perdagangan dengan Israel sampai Gencatan Senjata Permanen di Gaza

Turkiye Setop Perdagangan dengan Israel sampai Gencatan Senjata Permanen di Gaza

Global
Dirjen WHO: Rafah Diserang, Pertumpahan Darah Terjadi Lagi

Dirjen WHO: Rafah Diserang, Pertumpahan Darah Terjadi Lagi

Global
Cerita Dokter AS yang Tak Bisa Lupakan Kengerian di Gaza

Cerita Dokter AS yang Tak Bisa Lupakan Kengerian di Gaza

Global
Asal-usul Yakuza dan Bagaimana Nasibnya Kini?

Asal-usul Yakuza dan Bagaimana Nasibnya Kini?

Global
Hujan Lebat di Brasil Selatan Berakibat 39 Orang Tewas dan 68 Orang Masih Hilang

Hujan Lebat di Brasil Selatan Berakibat 39 Orang Tewas dan 68 Orang Masih Hilang

Global
Rangkuman Hari Ke-800 Serangan Rusia ke Ukraina: '150.000 Tentara Rusia Tewas' | Kremlin Kecam Komentar Macron

Rangkuman Hari Ke-800 Serangan Rusia ke Ukraina: "150.000 Tentara Rusia Tewas" | Kremlin Kecam Komentar Macron

Global
Hamas Sebut Delegasinya Akan ke Kairo Sabtu Ini untuk Bahas Gencatan Senjata di Gaza

Hamas Sebut Delegasinya Akan ke Kairo Sabtu Ini untuk Bahas Gencatan Senjata di Gaza

Global
[POPULER GLOBAL] Pelapor Kasus Boeing Tewas | Pria India Nikahi Ibu Mertua 

[POPULER GLOBAL] Pelapor Kasus Boeing Tewas | Pria India Nikahi Ibu Mertua 

Global
Saat Warga Swiss Kian Antusias Belajar Bahasa Indonesia...

Saat Warga Swiss Kian Antusias Belajar Bahasa Indonesia...

Global
Lulus Sarjana Keuangan dan Dapat Penghargaan, Zuraini Tak Malu Jadi Pencuci Piring di Tempat Makan

Lulus Sarjana Keuangan dan Dapat Penghargaan, Zuraini Tak Malu Jadi Pencuci Piring di Tempat Makan

Global
Bendungan di Filipina Mengering, Reruntuhan Kota Berusia 300 Tahun 'Menampakkan Diri'

Bendungan di Filipina Mengering, Reruntuhan Kota Berusia 300 Tahun "Menampakkan Diri"

Global
Pria India Ini Jatuh Cinta kepada Ibu Mertuanya, Tak Disangka Ayah Mertuanya Beri Restu Menikah

Pria India Ini Jatuh Cinta kepada Ibu Mertuanya, Tak Disangka Ayah Mertuanya Beri Restu Menikah

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com