Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[HOAKS] Warga Rafah Bikin Video Rekayasa Serangan Israel

Kompas.com - 17/05/2024, 17:45 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Sebuah konten mengeklaim warga Rafah, Jalur Gaza, Palestina, membuat video rekayasa yang seolah-olah menunjukkan serangan Israel di wilayah tersebut.

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, konten tersebut hoaks. Rafah benar-benar digempur militer Israel dan menyebabkan ratusan ribu warganya mengungsi.

Sementara, video yang dimuat konten itu adalah behind the scene dari serial drama yang ditayangkan pada Maret 2024.

Sebagai konteks, konflik Israel-Palestina yang berlangsung selama puluhan tahun kembali memanas setelah Israel menggempur wilayah Gaza pada Oktober 2023.

Serangan tersebut merupakan balasan terhadap tindakan kelompok Hamas yang menginfiltrasi dan menyandera warga Israel pada 7 Oktober 2023.

Israel memperluas serangan di Jalur Gaza dengan menggempur Rafah yang dihuni oleh ratusan ribu pengungsi.

Narasi yang beredar

Konten yang mengeklaim warga Rafah membuat video rekayasa serangan Israel dibagikan oleh akun Facebook ini dan ini pada 7 Mei 2024.

Berikut narasi yang dibagikan:

Rafah actors are preparing, and we may soon witness disturbing footage from Rafah.… (Para aktor Rafah sedang bersiap-siap, dan kita mungkin akan segera menyaksikan rekaman yang mengganggu dari Rafah....).

Dalam video itu tampak seorang pria berbaring di atas tandu dan seorang perempuan merias bagian dada serta lehernya.

Kemudian, ada seorang pria lainnya duduk di semacam kantong mayat sambil merokok.

Hoaks, warga Rafah membuat video rekayasa serangan IsraelScreenshot Hoaks, warga Rafah membuat video rekayasa serangan Israel

Penelusuran Kompas.com

Dilansir Full Fact, video yang diklaim sebagai rekayasa warga Rafah adalah cuplikan behind the scene dari serial drama Palestina, berjudul Bleeding Dirt.

Serial yang ditayangkan di YouTube pada 12 Maret 2024 tersebut tidak terkait dengan serangan militer Israel di Rafah.

Menurut pemeriksa fakta Palestina, Kashif, serial tersebut difilmkan di sebuah kota dekat Nablus, Tepi Barat, bukan di Rafah, Gaza.

Sementara, media pemeriksa fakta Check Your Fact menemukan klip proses rias aktor Bleeding Dirt di kanal YouTube Bashar Al-Najjar, sutradara serial tersebut.

Kesimpulan

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, konten yang mengeklaim warga Rafah membuat video rekayasa serangan Israel adalah hoaks.

Video yang diklaim sebagai rekayasa warga Rafah adalah cuplikan behind the scene serial drama Palestina, berjudul Bleeding Dirt. Serial itu tayang di YouTube pada 12 Maret 2024.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kilas Balik Pekan Raya Jakarta, dari Monas ke Kemayoran

Kilas Balik Pekan Raya Jakarta, dari Monas ke Kemayoran

Sejarah dan Fakta
[HOAKS] Cara Menghemat Elpiji dengan Mengelem Karet Tabung

[HOAKS] Cara Menghemat Elpiji dengan Mengelem Karet Tabung

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Bukti Rekaman CCTV Linda Terlibat Kasus Pembunuhan Vina

[HOAKS] Bukti Rekaman CCTV Linda Terlibat Kasus Pembunuhan Vina

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Konten Satire soal Elon Musk Luncurkan Ponsel Pesaing iPhone

INFOGRAFIK: Konten Satire soal Elon Musk Luncurkan Ponsel Pesaing iPhone

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Artikel FBI Prediksi Sosiopat Berdasarkan Perilaku Pemain Gim

[HOAKS] Artikel FBI Prediksi Sosiopat Berdasarkan Perilaku Pemain Gim

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Beredar Manipulasi Foto Bangkai Pesawat Malaysia Airlines MH370

INFOGRAFIK: Beredar Manipulasi Foto Bangkai Pesawat Malaysia Airlines MH370

Hoaks atau Fakta
Manipulasi Foto Bernada Satire soal Produk Mayones 'Gayo'

Manipulasi Foto Bernada Satire soal Produk Mayones "Gayo"

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Foto Kota Tersembunyi di Balik Tembok Es Antarktika

[HOAKS] Foto Kota Tersembunyi di Balik Tembok Es Antarktika

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Pesan Berantai soal Whatsapp Gold dan Video Martinelli

[HOAKS] Pesan Berantai soal Whatsapp Gold dan Video Martinelli

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Iptu Rudiana Ditetapkan Tersangka Kasus Pembunuhan Vina

[HOAKS] Iptu Rudiana Ditetapkan Tersangka Kasus Pembunuhan Vina

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Video Erupsi Gunung Ruang, Bukan Anak Krakatau

[KLARIFIKASI] Video Erupsi Gunung Ruang, Bukan Anak Krakatau

Hoaks atau Fakta
Sejarah Kepulauan Falkland yang Diperebutkan Inggris dan Argentina

Sejarah Kepulauan Falkland yang Diperebutkan Inggris dan Argentina

Sejarah dan Fakta
[HOAKS] PSSI Putuskan Timnas Tidak Akan Ikut Piala AFF

[HOAKS] PSSI Putuskan Timnas Tidak Akan Ikut Piala AFF

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Hoaks Lingkaran Merah pada Tabung Gas Elpiji 3 Kg Tanda Keamanan, Cek Faktanya

INFOGRAFIK: Hoaks Lingkaran Merah pada Tabung Gas Elpiji 3 Kg Tanda Keamanan, Cek Faktanya

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Pengibaran Bendera Palestina di Milan Bukan Dilakukan Menteri Italia

INFOGRAFIK: Pengibaran Bendera Palestina di Milan Bukan Dilakukan Menteri Italia

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com