Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Fakta Serangan Israel ke Rafah, Kamp Pengungsi Jadi Sasaran

Kompas.com - 30/05/2024, 11:10 WIB
Jawahir Gustav Rizal,
Kristian Erdianto

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Mata dunia tertuju ke Rafah, kota Palestina di Jalur Gaza selatan yang digempur oleh Israel.

Pasukan Israel menembaki kamp pengungsi Al Mawasi, di sebelah barat Rafah, pada Selasa (28/5/2024) dan menewaskan sedikitnya 21 orang, termasuk 12 perempuan.

Serangan ke kamp pengungsi itu terjadi dua hari setelah Israel membombardir Rafah lewat serangan udara, pada Minggu (26/5/2024), yang menewaskan sedikitnya 45 orang.

Namun, militer Israel membantah soal serangan ke kamp pengungsi Al Mawasi.

Serangan Israel ke Jalur Gaza dan wilayah Palestina lainnya, termasuk Rafah, telah berlangsung sejak Oktober 2023.

Serangan tersebut merupakan balasan terhadap tindakan kelompok Hamas yang menginfiltrasi dan menyandera warga Israel pada 7 Oktober 2023.

Pada Rabu (29/5/2024), Kementerian Kesehatan Gaza menyebutkan bahwa 36.171 warga Palestina tewas dan 81.420 lainnya terluka selama serangan Israel.

Dari jumlah tersebut, 75 orang tewas dalam 24 jam terakhir dan 284 lainnya terluka.

Berikut fakta seputar serangan Israel ke Rafah yang dihimpun Tim Cek Fakta Kompas.com dari berbagai sumber.

Israel melanggar perintah ICJ

Serangan beruntun Israel ke Rafah baru-baru ini merupakan pelanggaran terhadap perintah International Court of Justice (ICJ) atau Mahkamah Internasional.

Pada 24 Mei 2024, Mahkamah Internasional memerintahkan Israel untuk menghentikan serangannya di Rafah dan menarik diri dari daerah tersebut.

Namun, Israel tidak menghentikan serangan sama sekali. IDF membombardir Rafah lewat serangan udara yang menewaskan 45 orang, pada Minggu (26/5/2024).

Usai serangan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, tewasnya warga sipil adalah "kecelakaan tragis", tetapi ia tidak berniat menghentikan serangan.

"Saya tidak berniat mengakhiri perang sebelum semua tujuan tercapai," kata Netanyahu, pada Senin (27/5/2024), dikutip dari BBC.

Netanyahu mengatakan, Israel mengambil setiap tindakan pencegahan yang mungkin dilakukan untuk melindungi warga sipil.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Benarkah Palestina Lolos Kualifikasi Piala Dunia untuk Kali Pertama?

Benarkah Palestina Lolos Kualifikasi Piala Dunia untuk Kali Pertama?

Hoaks atau Fakta
Fakta Paus Biru, Mamalia Laut Terbesar yang Terancam Punah

Fakta Paus Biru, Mamalia Laut Terbesar yang Terancam Punah

Data dan Fakta
[KLARIFIKASI] Manipulasi Video Paduan Suara Militer Korut Bawakan Lagu Queen

[KLARIFIKASI] Manipulasi Video Paduan Suara Militer Korut Bawakan Lagu Queen

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Pedangdut Siti Badriah Meninggal pada 23 Juni 2024

[HOAKS] Pedangdut Siti Badriah Meninggal pada 23 Juni 2024

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Benarkah Impor Beras Tidak sampai 5 Persen dari Kebutuhan Nasional?

CEK FAKTA: Benarkah Impor Beras Tidak sampai 5 Persen dari Kebutuhan Nasional?

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Korban Penembakan oleh KKB di Paniai Bukan Anggota TNI

[KLARIFIKASI] Korban Penembakan oleh KKB di Paniai Bukan Anggota TNI

Hoaks atau Fakta
Cek Fakta Sepekan: Hoaks Angkatan Laut Rusia di Florida | Undian Idul Adha

Cek Fakta Sepekan: Hoaks Angkatan Laut Rusia di Florida | Undian Idul Adha

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Konten Paus Biru Terdampar di Pantai

[HOAKS] Konten Paus Biru Terdampar di Pantai

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Beredar Hoaks Cara Hemat Elpiji dengan Mengelem Karet Tabung

[VIDEO] Beredar Hoaks Cara Hemat Elpiji dengan Mengelem Karet Tabung

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Jokowi Klaim Indonesia Lampaui Target Penurunan Emisi Karbon, Cek Faktanya

INFOGRAFIK: Jokowi Klaim Indonesia Lampaui Target Penurunan Emisi Karbon, Cek Faktanya

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Hoaks Kesehatan Beredar Masif di Medsos, Simak Tips agar Tidak Tertipu

INFOGRAFIK: Hoaks Kesehatan Beredar Masif di Medsos, Simak Tips agar Tidak Tertipu

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Gambar Lumba-Lumba 'Pink' Dibuat dengan AI

[KLARIFIKASI] Gambar Lumba-Lumba "Pink" Dibuat dengan AI

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Tidak Benar YouTube Putar Ulang Iklan jika Pengguna Tak Menatap Layar

INFOGRAFIK: Tidak Benar YouTube Putar Ulang Iklan jika Pengguna Tak Menatap Layar

Hoaks atau Fakta
Apple Tidak Mengumumkan FaceTime Berbayar

Apple Tidak Mengumumkan FaceTime Berbayar

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Foto Pekerja Membangun Piramida di Mesir

[HOAKS] Foto Pekerja Membangun Piramida di Mesir

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com