Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[HOAKS] Ada Kerusuhan akibat Demontrasi di Kantor KPU 20 Maret 2024

Kompas.com - 22/03/2024, 16:32 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Video yang memperlihatkan kerusuhan dan diklaim terjadi di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) beredar di media sosial. Keterangan dalam video itu mengeklaim kerusuhan terjadi pada 20 Maret 2024.

Setelah ditelusuri, video tersebut disebar dengan konteks keliru dan merupakan peristiwa pada 2019.

Narasi yang beredar

Video yang diklaim sebagai potret kerusuhan di KPU pada 20 Maret 2024 muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini, ini dan ini.

Akun tersebut membagikan video yang menampilkan keterangan:

20 Maret 2024 Pukul 22 : 47 wib di DKI Jakarta KPU pusat..
Situasi saat ini di KPU rusuh

Tangkapan layar Facebook, video yang diklaim sebagai kerusuhan di kantor KPU pada 20 Maret 2024Akun Facebook Tangkapan layar Facebook, video yang diklaim sebagai kerusuhan di kantor KPU pada 20 Maret 2024

Penelusuran Kompas.com

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut serupa dengan yang ada di kanal YouTube ini.

Dalam keterangan video, disebutkan bahwa peristiwa itu adalah kerusuhaan saat demonstrasi pada 22 Mei 2019. Kemudian, perekem video menyebut bahwa lokasi kejadian berada di Petamburan. 

Dikutip dari Kompas.com, demonstrasi 22 Mei 2019 terjadi karena sejumlah orang kecewa dengan hasil Pemilu 2019. Pada pemilu itu, KPU memutuskan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul atas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Aksi demonstrasi yang awalnya berlangsung damai menjadi rusuh setelah sebagian besar pengunjuk rasa pulang. Polisi menyatakan bahwa kerusuhan terjadi setelah datang kelompok warga lain.

Kerusuhan yang awalnya terjadi di sekitar Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat, lalu meluas hingga ke Markas Brimob Petamburan dan kawasan Slipi, Jakarta.

Sebanyak sembilan orang tewas karena kerusuhan itu. Dari sembilan korban tewas, sebagian di antaranya ditembak.

Diberitakan Kompas.com,  pada Rabu (20/3/2024) memang terjadi aksi demonstrasi di depan kantor KPU.

Massa yang mengatasnamakan diri sebagai Koalisi Nasional Penyelamat Demokrasi itu menuntut pemakzulan Presiden Joko Widodo dan penolakan terhadap pemilu curang.

Namun, tidak ditemukan informasi valid terjadi kerusuhan dalam aksi tersebut. 

Kesimpulan

Video yang diklaim sebagai kerusuhan di KPU pada 20 Maret 2024 tidak benar dan salah konteks. 

Adapun video yang beredar tersebut merupakan kerusuhaan saat demonstrasi pada 22 Mei 2019, di Petamburan. Demonstrasi terjadi karena sejumlah orang kecewa dengan hasil Pemilu 2019.

Sementara itu, pada Rabu (20/3/2024) memang terjadi aksi demonstrasi di depan kantor KPU. Namun, tidak ditemukan informasi valid adanya kerusuhan dalam aksi tersebut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

INFOGRAFIK: Video Turbulensi Pesawat ALK Bukan Musibah di Kabin Singapore Airlines

INFOGRAFIK: Video Turbulensi Pesawat ALK Bukan Musibah di Kabin Singapore Airlines

Hoaks atau Fakta
Mengenang Kontroversi Sex Pistols Saat Rilis Lagu 'God Save the Queen'...

Mengenang Kontroversi Sex Pistols Saat Rilis Lagu "God Save the Queen"...

Sejarah dan Fakta
[HOAKS] Rumah Sakit Sri Ratu Medan Ditutup Sementara

[HOAKS] Rumah Sakit Sri Ratu Medan Ditutup Sementara

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Benarkah Sebar Bibit Ikan Lele ke Saluran Air Cegah DBD ?

CEK FAKTA: Benarkah Sebar Bibit Ikan Lele ke Saluran Air Cegah DBD ?

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Foto Keanu Reeves Bawa Lari Kamera Paparazi Merupakan Adegan Film

[KLARIFIKASI] Foto Keanu Reeves Bawa Lari Kamera Paparazi Merupakan Adegan Film

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Benarkah Gim Daring Meningkatkan Kasus Kriminal Anak?

CEK FAKTA: Benarkah Gim Daring Meningkatkan Kasus Kriminal Anak?

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Ruben Onsu Meninggal Dunia pada 19 Mei 2024

[HOAKS] Ruben Onsu Meninggal Dunia pada 19 Mei 2024

Hoaks atau Fakta
Cek Fakta Sepekan: Hoaks Putin ke Pemakaman Raisi | Denda Pengobatan Alternatif

Cek Fakta Sepekan: Hoaks Putin ke Pemakaman Raisi | Denda Pengobatan Alternatif

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Foto Donald Trump Berseragam Tentara, Hasil Manipulasi AI

INFOGRAFIK: Foto Donald Trump Berseragam Tentara, Hasil Manipulasi AI

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Luhut Klaim Proyek Kereta Cepat Layak Dilanjutkan sampai Surabaya

CEK FAKTA: Luhut Klaim Proyek Kereta Cepat Layak Dilanjutkan sampai Surabaya

Hoaks atau Fakta
Memahami Bias Konfirmasi dalam Penyebaran Misinformasi...

Memahami Bias Konfirmasi dalam Penyebaran Misinformasi...

Hoaks atau Fakta
Tidak benar Satelit Cuaca Dimatikan Saat Kecelakaan Presiden Iran

Tidak benar Satelit Cuaca Dimatikan Saat Kecelakaan Presiden Iran

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Jakarta Masih Ibu Kota sampai Ada Keppres Pemindahan

[KLARIFIKASI] Jakarta Masih Ibu Kota sampai Ada Keppres Pemindahan

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Hoaks Foto Helikopter Presiden Iran Terbakar di Udara, Simak Bantahannya

INFOGRAFIK: Hoaks Foto Helikopter Presiden Iran Terbakar di Udara, Simak Bantahannya

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Putin dalam Pesawat Menuju Pemakaman Presiden Iran

[HOAKS] Video Putin dalam Pesawat Menuju Pemakaman Presiden Iran

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com