Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[KLARIFIKASI] Momen Gibran Gandeng Tangan Megawati Terjadi pada 2023

Kompas.com - 15/03/2024, 16:58 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

klarifikasi

klarifikasi!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, ada yang perlu diluruskan terkait informasi ini.

KOMPAS.com - Beredar video Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri berjalan bersama Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka.

Dalam video berdurasi 12 detik itu, Gibran tampak menggandeng tangan Megawati.

Unggahan di media sosial menarasikan, pertemuan Megawati dan Gibran terjadi setelah Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Namun, Narasi itu keliru. Momen Gibran menggandeng tangan Megawati terjadi pada 2023.

Narasi yang beredar

Video pertemuan Megawati dan Gibran dibagikan oleh akun TikTok ini.

Akun tersebut membagikan video tersebut pada 16 Februari 2024 dengan keterangan demikian:

Alhamdulillah mungkin ibu Megawati dalam hatinya berbisi "kenapa aku dulu kok gak manut Jokowi yo..JATHUK'O..JATHUK'O.

Tangkapan layar TikTok narasi yang menyebut Megawati bertemu dengan Gibran usai pemungutan suara Pilpres 2024Akun TikTok Tangkapan layar TikTok narasi yang menyebut Megawati bertemu dengan Gibran usai pemungutan suara Pilpres 2024

Penelusuran Kompas.com

Tim Cek Fakta Kompas.com, menemukan video serupa di kanal YouTube Buletin iNews ini.

iNews memberitakan momen Megawati menggandeng Gibran saat pelantikan Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, di Kota Semarang, pada Senin 30 Januari 2023.

Dilansir Kompas.id, saat itu momen Gibran menggandeng tangan Megawati tengah menjadi pembicaraan.

Selain menampilkan kedekatan, peristiwa itu dinilai menunjukkan bahwa Gibran bukan kader biasa di PDI-P.

Gibran mengaku memperoleh sejumlah arahan dari Megawati. Kata Gibran, arahan dari Megawati itu menyinggung politik.

 

Selain itu, ketertarikan adik Gibran, Kaesang Pangarep, untuk terjun ke dunia politik juga disinggung.

Sing penting wis ketemu Ibu, uwis (yang penting sudah bertemu Ibu, sudah). Kemarin sudah cukup. Singkat, padat, dan jelas,” kata Gibran.

Tim Cek Fakta Kompas.com tidak menemukan pemberitaan dari media kredibel soal pertemuan Megawati dan Gibran setelah pemungutan suara pada 14 Februari 2024.

Pada Pilpres 2024, Gibran maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Sementara, PDI-P mengusung pasangan calon nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. 

Kesimpulan

Video pertemuan Megawati dengan Gibran saat pelantikan Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu disebarkan dengan narasi keliru.

Momen bergandengan tangan antara Gibran dan Megawati terjadi pada Senin, 30 Januari 2023, bukan setelah Pilpres 2024.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[HOAKS] Presiden Iran Selamat dari Kecelakan Helikopter

[HOAKS] Presiden Iran Selamat dari Kecelakan Helikopter

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Benarkah Oposisi Tak Lagi Dibutuhkan dalam Pemerintahan?

CEK FAKTA: Benarkah Oposisi Tak Lagi Dibutuhkan dalam Pemerintahan?

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Isu Lama, Produk Bayi Mengandung Bahan Penyebab Kanker

[KLARIFIKASI] Isu Lama, Produk Bayi Mengandung Bahan Penyebab Kanker

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Suporter Indonesia Kumandangkan Takbir Jelang Laga Lawan Irak

[HOAKS] Suporter Indonesia Kumandangkan Takbir Jelang Laga Lawan Irak

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Bansos Tunai Rp 175 Juta Mengatasnamakan Kemensos

[HOAKS] Bansos Tunai Rp 175 Juta Mengatasnamakan Kemensos

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Foto Ini Bukan Pemakaman Presiden Iran Ebrahim Raisi

[KLARIFIKASI] Foto Ini Bukan Pemakaman Presiden Iran Ebrahim Raisi

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Modus Baru Mencampur Gorengan dengan Narkoba

[HOAKS] Modus Baru Mencampur Gorengan dengan Narkoba

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Aturan Pelarangan TikTok di Berbagai Negara, Simak Alasannya

INFOGRAFIK: Aturan Pelarangan TikTok di Berbagai Negara, Simak Alasannya

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Beredar Hoaks Kenaikan Tarif Listrik, Simak Bantahannya

INFOGRAFIK: Beredar Hoaks Kenaikan Tarif Listrik, Simak Bantahannya

Hoaks atau Fakta
Toni Kroos dan Cerita Sepatu Istimewanya...

Toni Kroos dan Cerita Sepatu Istimewanya...

Data dan Fakta
[KLARIFIKASI] Konteks Keliru Terkait Video Helikopter Medevac AS

[KLARIFIKASI] Konteks Keliru Terkait Video Helikopter Medevac AS

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Penerapan Denda Rp 500 Juta pada Pengobatan Alternatif

[HOAKS] Penerapan Denda Rp 500 Juta pada Pengobatan Alternatif

Hoaks atau Fakta
Fakta-fakta Terkait Insiden Turbulensi Pesawat Singapore Airlines

Fakta-fakta Terkait Insiden Turbulensi Pesawat Singapore Airlines

Data dan Fakta
[KLARIFIKASI] Konteks Keliru soal Video Ronaldo Sapa Suporter Timnas Indonesia

[KLARIFIKASI] Konteks Keliru soal Video Ronaldo Sapa Suporter Timnas Indonesia

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Detik-detik Helikopter Presiden Iran Jatuh

[HOAKS] Video Detik-detik Helikopter Presiden Iran Jatuh

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com