Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 14/03/2024, 17:40 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Beredar video dengan narasi bahwa calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, mengaku kalah dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut disebarkan dengan narasi yang keliru.

Narasi yang beredar

Narasi bahwa Prabowo mengaku kalah di Pilpres 2024 dibagikan oleh akun Facebook ini.

Akun tersebut membagikan video Prabowo sedang berpidato. Dalam video, Prabowo mengatakan demikian:

Dan saya harus meminta maaf bahwa saya sudah kalah, sauadara-saudara harus tahu. Ya kalah segala-galanya ya kan, alias kalau bahasa orang Jakarta bokek.

Tangkapan layar Facebook narasi yang mengeklaim Prabowo mengaku kalah di Pilpres 2024Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang mengeklaim Prabowo mengaku kalah di Pilpres 2024

Penelusuran Kompas.com

Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan video pidato Prabowo dengan konteks lengkap di kanal YouTube Kompas TV ini.

Prabowo berpidato dalam peringatan 19 tahun bencana tsunami Aceh, di Banda Aceh, pada 26 Desember 2023. 

Dalam pidatonya, Prabowo meminta maaf karena baru bisa datang lagi ke Aceh usai kalah di Pilpres 2019.

Padahal, kata Prabowo, Aceh merupakan salah satu wilayah yang menyumbang suara besar bagi dirinya pada Pilpres 2019. 

Berikut kutipan pernyataan Prabowo saat berpidato:

Ini yang membuat saya selalu emosional kalau saya datang ke Aceh ini. Yang juga puncaknya waktu pemilihan presiden yang lalu, di sini salah satu, bukan salah satu, mungkin satu, satu, yang saya mendapat dukungan yang paling besar di Aceh ini. Luar biasa.

Dan saya harus meminta maaf bahwa saya sudah kalah saya belum ke Aceh. Kenapa? Saudara-saudara harus tahu, Mas AHY baru tahu, Pak SBY ya, Mas AHY tahu menjadi pimpinan partai politik di Indonesia sungguh sangat berat.

Apalagi kalau tidak dalam posisi berkuasa ya kan, biayanya sangat luar biasa. Benar enggak mas AHY? Apalagi kalah, kalau sudah kalah ya kalah segala-galanya ya kan, alias kalau bahasa orang Jakarta, bokek. Karena siapa yang mau dukung pihak yang kalah dan sebagainya. Tapi selalu dalam hati saya sama dengan Pak SBY, Saya berpikir, bagaimana saya bisa balas budi rakyat Aceh, itu pemikiran saya.

Kesimpulan

Narasi bahwa Prabowo mengaku kalah di Pilpres 2024 adalah hoaks. Dalam video aslinya, Prabowo meminta maaf karena baru bisa kembali ke Aceh usai kalah di Pilpres 2019.

Video itu diambil ketika Prabowo berpidato dalam acara peringatan 19 tahun bencana tsunami Aceh, di Banda Aceh, pada 26 Desember 2023.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

INFOGRAFIK: Video Turbulensi Pesawat ALK Bukan Musibah di Kabin Singapore Airlines

INFOGRAFIK: Video Turbulensi Pesawat ALK Bukan Musibah di Kabin Singapore Airlines

Hoaks atau Fakta
Mengenang Kontroversi Sex Pistols Saat Rilis Lagu 'God Save the Queen'...

Mengenang Kontroversi Sex Pistols Saat Rilis Lagu "God Save the Queen"...

Sejarah dan Fakta
[HOAKS] Rumah Sakit Sri Ratu Medan Ditutup Sementara

[HOAKS] Rumah Sakit Sri Ratu Medan Ditutup Sementara

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Benarkah Sebar Bibit Ikan Lele ke Saluran Air Cegah DBD ?

CEK FAKTA: Benarkah Sebar Bibit Ikan Lele ke Saluran Air Cegah DBD ?

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Foto Keanu Reeves Bawa Lari Kamera Paparazi Merupakan Adegan Film

[KLARIFIKASI] Foto Keanu Reeves Bawa Lari Kamera Paparazi Merupakan Adegan Film

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Benarkah Gim Daring Meningkatkan Kasus Kriminal Anak?

CEK FAKTA: Benarkah Gim Daring Meningkatkan Kasus Kriminal Anak?

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Ruben Onsu Meninggal Dunia pada 19 Mei 2024

[HOAKS] Ruben Onsu Meninggal Dunia pada 19 Mei 2024

Hoaks atau Fakta
Cek Fakta Sepekan: Hoaks Putin ke Pemakaman Raisi | Denda Pengobatan Alternatif

Cek Fakta Sepekan: Hoaks Putin ke Pemakaman Raisi | Denda Pengobatan Alternatif

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Foto Donald Trump Berseragam Tentara, Hasil Manipulasi AI

INFOGRAFIK: Foto Donald Trump Berseragam Tentara, Hasil Manipulasi AI

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Luhut Klaim Proyek Kereta Cepat Layak Dilanjutkan sampai Surabaya

CEK FAKTA: Luhut Klaim Proyek Kereta Cepat Layak Dilanjutkan sampai Surabaya

Hoaks atau Fakta
Memahami Bias Konfirmasi dalam Penyebaran Misinformasi...

Memahami Bias Konfirmasi dalam Penyebaran Misinformasi...

Hoaks atau Fakta
Tidak benar Satelit Cuaca Dimatikan Saat Kecelakaan Presiden Iran

Tidak benar Satelit Cuaca Dimatikan Saat Kecelakaan Presiden Iran

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Jakarta Masih Ibu Kota sampai Ada Keppres Pemindahan

[KLARIFIKASI] Jakarta Masih Ibu Kota sampai Ada Keppres Pemindahan

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Hoaks Foto Helikopter Presiden Iran Terbakar di Udara, Simak Bantahannya

INFOGRAFIK: Hoaks Foto Helikopter Presiden Iran Terbakar di Udara, Simak Bantahannya

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Putin dalam Pesawat Menuju Pemakaman Presiden Iran

[HOAKS] Video Putin dalam Pesawat Menuju Pemakaman Presiden Iran

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com