Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[HOAKS] Video Ganjar Akui Kemenangan Prabowo di Pilpres 2024

Kompas.com - 08/03/2024, 18:59 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Sebuah video menampilkan calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, bersalaman dan merangkul calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto.

Narasi yang disertakan dalam video, Ganjar telah mengakui kemenangan Prabowo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut keliru. 

Narasi yang beredar

Narasi soal Ganjar mengakui kemenangan Prabowo pada Pilpres 2024 dibagikan oleh akun TikTok ini.

Akun tersebut membagikan video Ganjar bersalaman dan berangkulan dengan Prabowo. Video itu diberikan keterangan demikian:

Sombong Amat !!!
PRABOWO MERANGKUL YANG SATUNYA SIMAK SENDIRI YA

INI PERTEMUAN PRABOWO DENGAN GANJAR , AKUI KEMENANGAN 02
#2024prabowopresiden #sahabatpakzen #prabowopresiden2024 #prabowopresiden20242029

Tangkapan layar TikTok narasi yang menyebut Ganjat mengakui kemenangan PrabowoAkun TikTok Tangkapan layar TikTok narasi yang menyebut Ganjat mengakui kemenangan Prabowo

Penelusuran Kompas.com

Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan video serupa di kanal YouTube tvOne ini. 

Ganjar bersalaman dan merangkul Prabowo saat bertemu dalam Festival Belajaraya di Pos Bloc, Jakarta Pusat, pada 29 Juli 2023. Saat itu keduanya menjadi pembicara dalam acara tersebut.

 

Sementara, Tim Cek Fakta tidak menemukan pemberitaan dari media kredibel soal pertemuan Ganjar dan Prabowo setelah pemungutan suara pada 14 Februari 2024.

Selain itu, tidak terdapat informasi valid bahwa Ganjar telah mengakui kemenangan Prabowo pada Pilpres 2024. 

Sampai saat ini KPU belum menetapkan hasil rekapitulasi Pemilu 2024.

Seperti diberitakan Kompas.com, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari mengatakan, penetapan rekapitulasi suara pemilu dilakukan paling lambat 20 Maret 2024.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, hasil pemilu ditetapkan paling lambat 35 hari setelah pemungutan suara.

Kesimpulan

Narasi bahwa Ganjar mengakui kemenangan Prabowo pada Pilpres 2024 adalah hoaks.

Video Ganjar bersalaman dan merangkul Prabowo dalam Festival Belajaraya di Pos Bloc, Jakarta Pusat, pada 29 Juli 2023, disebarkan dengan narasi keliru.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Mengenang Kontroversi Sex Pistols Saat Rilis Lagu 'God Save the Queen'...

Mengenang Kontroversi Sex Pistols Saat Rilis Lagu "God Save the Queen"...

Sejarah dan Fakta
[HOAKS] Rumah Sakit Sri Ratu Medan Ditutup Sementara

[HOAKS] Rumah Sakit Sri Ratu Medan Ditutup Sementara

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Benarkah Sebar Bibit Ikan Lele ke Saluran Air Cegah DBD ?

CEK FAKTA: Benarkah Sebar Bibit Ikan Lele ke Saluran Air Cegah DBD ?

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Foto Keanu Reeves Bawa Lari Kamera Paparazi Merupakan Adegan Film

[KLARIFIKASI] Foto Keanu Reeves Bawa Lari Kamera Paparazi Merupakan Adegan Film

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Benarkah Gim Daring Meningkatkan Kasus Kriminal Anak?

CEK FAKTA: Benarkah Gim Daring Meningkatkan Kasus Kriminal Anak?

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Ruben Onsu Meninggal Dunia pada 19 Mei 2024

[HOAKS] Ruben Onsu Meninggal Dunia pada 19 Mei 2024

Hoaks atau Fakta
Cek Fakta Sepekan: Hoaks Putin ke Pemakaman Raisi | Denda Pengobatan Alternatif

Cek Fakta Sepekan: Hoaks Putin ke Pemakaman Raisi | Denda Pengobatan Alternatif

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Foto Donald Trump Berseragam Tentara, Hasil Manipulasi AI

INFOGRAFIK: Foto Donald Trump Berseragam Tentara, Hasil Manipulasi AI

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Luhut Klaim Proyek Kereta Cepat Layak Dilanjutkan sampai Surabaya

CEK FAKTA: Luhut Klaim Proyek Kereta Cepat Layak Dilanjutkan sampai Surabaya

Hoaks atau Fakta
Memahami Bias Konfirmasi dalam Penyebaran Misinformasi...

Memahami Bias Konfirmasi dalam Penyebaran Misinformasi...

Hoaks atau Fakta
Tidak benar Satelit Cuaca Dimatikan Saat Kecelakaan Presiden Iran

Tidak benar Satelit Cuaca Dimatikan Saat Kecelakaan Presiden Iran

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Jakarta Masih Ibu Kota sampai Ada Keppres Pemindahan

[KLARIFIKASI] Jakarta Masih Ibu Kota sampai Ada Keppres Pemindahan

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Hoaks Foto Helikopter Presiden Iran Terbakar di Udara, Simak Bantahannya

INFOGRAFIK: Hoaks Foto Helikopter Presiden Iran Terbakar di Udara, Simak Bantahannya

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Putin dalam Pesawat Menuju Pemakaman Presiden Iran

[HOAKS] Video Putin dalam Pesawat Menuju Pemakaman Presiden Iran

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Hoaks Foto Perlihatkan Puing Sirip Helikopter Presiden Iran yang Jatuh

INFOGRAFIK: Hoaks Foto Perlihatkan Puing Sirip Helikopter Presiden Iran yang Jatuh

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com