Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

CEK FAKTA: Foto Buruh di Suriname yang Didatangkan dari Jawa oleh Belanda

Kompas.com - 31/01/2024, 19:20 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

KOMPAS.com - Konten di TikTok menampilkan foto buruh di Suriname yang disebut datang dari Jawa.

Foto itu dibagikan tanpa takarir atau caption. Pada kolom komentar, warganet menduga orang-orang tersebut diberangkatkan oleh pemerintah kolonial Belanda.

Bagaimana faktanya?

Narasi yang beredar

Foto buruh di Suriname yang berasal dari Jawa dan diberangkatkan oleh pemerintah kolonial Belanda dibagikan oleh akun TikTok ini pada 25 Januari 2024.

Konten itu memuat foto lima laki-laki dan perempuan beserta keterangan nama, usia, dan tanggal keberangkatan. Berikut keterangan yang tertera:

  • Amat bin Amat dari Gaboes (25th): 30-6-1928
  • Noran bin Miet dari Tanahdoearatoes (18th): 10-9-1925
  • Nyi Isah bin Ning dari Teloekpoetjoeng (24th): 5-5-1925
  • Saderi dari Bekasi (30th): 2-8-1923
  • Amat dari Tjabangbungin: 2-8-1923
  • Saijan dari Rawabamboe (26th): 20-8-1924

Berikut beberapa komentar dari warganet:

"intinya ada sebagian orang suriname yang berbahasa Jawa karena dulu banyak orang indo yang dipindahin ke suriname."

"ini awal orang indo yang dibawa ke Suriname?"

Konten TikTok memuat foto wajah orang-orang Jawa yang diberangkatkan Belanda ke SurinameScreenshot Konten TikTok memuat foto wajah orang-orang Jawa yang diberangkatkan Belanda ke Suriname

Penelusuran Kompas.com

Tim Cek Fakta Kompas.com mencocokkan orang-orang dalam foto itu dengan Indeks Buruh Kontrak Jawa di Suriname periode 1890-1930 yang dicatat Nationaal Archief Belanda.

Nationaal Archief adalah adalah arsip nasional Belanda yang menyimpan data-data pemerintah pusat, provinsi Belanda Selatan, dan bekas wilayah Belanda.

Indeks Buruh Kontrak Jawa dapat ditelusuri berdasarkan nama ayah, nama perkebunan tempat bekerja, nama kapal keberangkatan, dan perusahaan yang mempekerjakan.

Setelah ditelusuri, enam orang dalam konten TikTok tersebut tercatat di Natioonal Archief Belanda sebagai buruh kontrak di Suriname yang didatangkan dari Jawa.

Catatan imigrasi dari keenam orang tersebut dapat diakses di daftar tautan berikut ini:

Menurut Natioonal Archief, buruh kontrak diperkenalkan di Suriname untuk menyediakan tenaga kerja yang cukup bagi perkebunan, setelah penghapusan perbudakan pada 1863.

Pada periode 1890-1930, orang-orang diberangkatkan dari Indonesia (saat itu Hindia Belanda) menuju Suriname sebagai buruh kontrak.

Mereka disebut orang Jawa, meski tidak semuanya berasal dari Jawa. Data pribadi para pendatang asal Jawa tersebut dicatat dalam daftar imigrasi pada saat kedatangan.

Daftar imigrasi itu disimpan selama beberapa dekade untuk mencatat informasi tambahan tentang para imigran dan kemungkinan anggota keluarga mereka serta keturunannya.

Kesimpulan

Konten Tiktok yang menampilkan foto buruh di Suriname memang didatangkan dari Jawa oleh pemerintah kolonial Belanda.

Enam orang dalam konten TikTok itu tercatat di Natioonal Archief Belanda sebagai buruh kontrak di Suriname yang didatangkan dari Jawa pada periode 1890-1930.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Mengenang Vladimir Komarov, Orang Pertama yang Tewas dalam Misi Luar Angkasa

Mengenang Vladimir Komarov, Orang Pertama yang Tewas dalam Misi Luar Angkasa

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Gempa di Majene Sulawesi Barat

[HOAKS] Video Gempa di Majene Sulawesi Barat

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Foto Ini Tidak Terkait Serangan Irak ke Pangkalan Militer AS di Suriah

[KLARIFIKASI] Foto Ini Tidak Terkait Serangan Irak ke Pangkalan Militer AS di Suriah

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Sekjen PDI-P Sebut Dugaan Kecurangan Pilpres 2024 Bisa Terjadi Lagi di Pilkada

CEK FAKTA: Sekjen PDI-P Sebut Dugaan Kecurangan Pilpres 2024 Bisa Terjadi Lagi di Pilkada

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Penjelasan soal Risiko Anemia Aplastik pada Obat Sakit Kepala

[KLARIFIKASI] Penjelasan soal Risiko Anemia Aplastik pada Obat Sakit Kepala

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] WEF Bantah Kabar Klaus Schwab Sakit Parah dan Dirawat di RS

[KLARIFIKASI] WEF Bantah Kabar Klaus Schwab Sakit Parah dan Dirawat di RS

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Jet Misterius Terlihat Dekat Israel

[HOAKS] Video Jet Misterius Terlihat Dekat Israel

Hoaks atau Fakta
'Me at The Zoo', Kilas Balik Video Pertama di YouTube

"Me at The Zoo", Kilas Balik Video Pertama di YouTube

Sejarah dan Fakta
INFOGRAFIK: Narasi Keliru Perbandingan Foto Antrean Warga pada 1965 dan 2024

INFOGRAFIK: Narasi Keliru Perbandingan Foto Antrean Warga pada 1965 dan 2024

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Video Perlihatkan Pohon Terbakar, Bukan Tentara Israel Bakar Masjid Al Aqsa

INFOGRAFIK: Video Perlihatkan Pohon Terbakar, Bukan Tentara Israel Bakar Masjid Al Aqsa

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Sandra Dewi Dijemput Paksa Polisi

[HOAKS] Sandra Dewi Dijemput Paksa Polisi

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Narasi Keliru soal Anak-anak Bermain di Pantai Gaza Pascaserangan Iran ke Israel

[KLARIFIKASI] Narasi Keliru soal Anak-anak Bermain di Pantai Gaza Pascaserangan Iran ke Israel

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Foto dengan Narasi Keliru soal Eksodus Warga Israel karena Serangan Iran

INFOGRAFIK: Foto dengan Narasi Keliru soal Eksodus Warga Israel karena Serangan Iran

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Uang Pembayaran Tol Masuk ke Rekening Pengusaha China

[HOAKS] Uang Pembayaran Tol Masuk ke Rekening Pengusaha China

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Momen Surya Paloh Cium Tangan Jokowi Terjadi pada 2019

[KLARIFIKASI] Momen Surya Paloh Cium Tangan Jokowi Terjadi pada 2019

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com