Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Teknologi CCUS, Penangkapan Karbon untuk Mitigasi Emisi CO2

Kompas.com - 17/01/2024, 10:01 WIB
Jawahir Gustav Rizal,
Bayu Galih

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Penangkapan, pemanfaatan dan penyimpanan karbon (carbon capture, utilization and storage/CCUS) merupakan salah satu metode untuk mengurangi emisi karbon dioksida (CO2).

Dilansir Renewable Energy Magazine, penangkapan karbon mengambil CO2 yang berasal dari asap industri atau sumber lain dan kemudian menyimpannya, paling sering di dalam tanah.

Karbon dapat bertahan di dalam tanah selama 70.000 tahun atau lebih, sehingga secara efektif menghentikan emisi tersebut memasuki atmosfer.

Karbon bawah tanah juga dapat diserap oleh tanaman melalui fotosintesis, sehingga bertindak sebagai pupuk.

Teknologi penangkapan karbon pertama kali muncul pada tahun 1920-an, bermula dari upaya menghilangkan kotoran dari metana sebelum dijual.

Kemudian, pabrik penangkap karbon diusulkan untuk pertama kali oleh para ilmuwan pada 1938. Namun, proses penangkapan karbon baru terjadi beberapa waktu kemudian.

Proyek komersial pertama yang menyuntikkan karbon ke dalam tanah dimulai pada 1972. Selanjutnya, integrasi penangkapan dan penyimpanan karbon dimulai di Norwegia pada 1996.

Teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon menjadi jauh lebih efisien sejak proyek Sleipner di Norwegia.

Sehingga, teknologi itu menjadi lebih umum dan mendapatkan banyak dukungan, terutama dari perusahaan minyak.

Menurut International Energy Agency (IEA), terdapat sekitar 40 fasilitas komersial yang telah beroperasi dengan menerapkan CCUS, untuk proses industri, transformasi bahan bakar, dan pembangkit listrik.

Penerapan CCUS telah berkembang secara substansial dalam beberapa tahun terakhir, dengan lebih dari 500 proyek dalam berbagai tahap pengembangan di seluruh jaringan CCUS.

Fasilitas CCUS saat ini menangkap lebih dari 45 Mt CO2 setiap tahunnya. Sejak Januari 2022, pengembang proyek telah mengumumkan ambisi untuk mengoperasikan sekitar 50 fasilitas penangkapan baru pada 2030, yang mampu menangkap sekitar 125 Mt CO2 per tahun.

Namun demikian, bahkan pada tingkat tersebut, penerapan CCUS akan masih jauh di bawah target 1,2 Gt CO2 per tahun dalam Skenario Net Zero Emissions (NZE) pada 2050.

Catatan terkait CCUS

Dikutip dari New Scientist, teknologi CCUS dipandang sebagai alat penting untuk mengatasi perubahan iklim oleh otoritas seperti IEA dan Intergovernmental Panel on Climate Change.

Bahkan, teknologi itu akan menerima banyak dukungan dalam rancangan undang-undang iklim baru pemerintah AS, dan negara-negara lain juga memberikan insentif untuk menerapkannya, termasuk Norwegia dan Inggris.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Amnesty International Catat 114 Vonis Hukuman Mati di Indonesia pada 2023

Amnesty International Catat 114 Vonis Hukuman Mati di Indonesia pada 2023

Data dan Fakta
[HOAKS] Imbauan Mewaspadai Aksi Balas Dendam Komplotan Begal di Sumut

[HOAKS] Imbauan Mewaspadai Aksi Balas Dendam Komplotan Begal di Sumut

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Penertiban NIK di Jakarta Dilakukan Bertahap

[KLARIFIKASI] Penertiban NIK di Jakarta Dilakukan Bertahap

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Mike Tyson Akan Berikan 10 Juta Dollar AS untuk Pria yang Menikahi Putrinya

[HOAKS] Mike Tyson Akan Berikan 10 Juta Dollar AS untuk Pria yang Menikahi Putrinya

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Tiga Anak di Rafah Berpura-pura Jadi Korban Serangan Israel

[HOAKS] Tiga Anak di Rafah Berpura-pura Jadi Korban Serangan Israel

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Seorang Perempuan Jadi Korban Pembegalan di Baubau pada 28 Mei

[HOAKS] Seorang Perempuan Jadi Korban Pembegalan di Baubau pada 28 Mei

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Foto Terowongan Menghubungkan Rafah ke Mesir

[HOAKS] Foto Terowongan Menghubungkan Rafah ke Mesir

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Menilik Kabar TNI-Polri Usir Pasien dan Penutupan RSUD Madi, Papua

[KLARIFIKASI] Menilik Kabar TNI-Polri Usir Pasien dan Penutupan RSUD Madi, Papua

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Hoaks Presiden Iran Selamat dari Kecelakaan Helikopter, Simak Bantahannya

INFOGRAFIK: Hoaks Presiden Iran Selamat dari Kecelakaan Helikopter, Simak Bantahannya

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Foto Hujan Ikan Terjadi di Jalanan China, Bukan Iran

[KLARIFIKASI] Foto Hujan Ikan Terjadi di Jalanan China, Bukan Iran

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Video Pengibaran Bendera Palestina di Puncak Piramida Mesir Hasil Rekayasa

[KLARIFIKASI] Video Pengibaran Bendera Palestina di Puncak Piramida Mesir Hasil Rekayasa

Hoaks atau Fakta
Kilas Balik Berdirinya Amnesty International dan Sepak Terjangnya...

Kilas Balik Berdirinya Amnesty International dan Sepak Terjangnya...

Sejarah dan Fakta
[HOAKS] Undian Berhadiah dari Bank Jatim

[HOAKS] Undian Berhadiah dari Bank Jatim

Hoaks atau Fakta
Joseph Ignece Guillotin, Dokter yang Namanya Dipakai untuk Alat Pancung

Joseph Ignece Guillotin, Dokter yang Namanya Dipakai untuk Alat Pancung

Sejarah dan Fakta
[HOAKS] Video Sule Promosi Judi Online

[HOAKS] Video Sule Promosi Judi Online

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com