Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[VIDEO] Penjelasan atas Hoaks Kapal Feri Berisi Pengungsi Rohingya Menuju Indonesia

Kompas.com - 15/01/2024, 10:10 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

KOMPAS.com - Di media sosial beredar banyak unggahan berisi informasi bohong dan menyesatkan mengenai pengungsi Rohingya.

Para pengungsi Rohingya meninggalkan tempat tinggalnya di Rakhine, Myanmar akibat menjadi korban diskriminasi hingga genosida yang melanda mereka.

Namun, sejumlah unggahan menghadirkan narasi bahwa para warga Rohingya ini berbondong-bondong untuk sekadar pindah ke Indonesia.

Salah satu konten bahkan memperlihatkan bahwa ada kapal feri yang berisi penuh pengungsi Rohingya menuju Indonesia. Teks yang disiapkan, seolah-olah mereka meminta masyarakat Indonesia menyiapkan makanan enak saat mereka tiba.

Unggahan itu menyesatkan, bahkan menggunakan foto kapal yang beroperasi di Bangladesh. Foto asli, itu merupakan kapal Tasrif 3 yang melayani rute Dhaka-Batua.

Sebelumnya, lembaga PBB yang mengurusi masalah pengungsi, UNHCR menilai bahwa ada gerakan terkoordinasi yang menyebarkan informasi keliru dalam menyudutkan warga Rohingya.

UNHCR pun menilai bahwa kampanye terkoordinasi itu menumbuhkan kebencian terhadap pengungsi Rohingya yang berada di Indonesia. Bahkan, kebencian itu menyebabkan pengungsi Rohingya oleh mahasiswa di Aceh.

Simak penjelasan salah satu hoaks yang menyudutkan pengungsi Rohingya dalam video berikut ini:

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

[VIDEO] Hoaks! Tentara China Mendarat di Manado

[VIDEO] Hoaks! Tentara China Mendarat di Manado

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Beredar Hoaks Gibran Sudah Jadi Ulama dan Dapat Gelar Kiai

[VIDEO] Beredar Hoaks Gibran Sudah Jadi Ulama dan Dapat Gelar Kiai

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Penandatanganan Bukti Pelunasan Utang Indonesia ke China

[HOAKS] Penandatanganan Bukti Pelunasan Utang Indonesia ke China

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Seorang Perempuan Membuat Vlog Saat Tsunami di Taiwan

[HOAKS] Seorang Perempuan Membuat Vlog Saat Tsunami di Taiwan

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Hoaks! Yusril Mundur dari Tim Hukum Prabowo-Gibran

[VIDEO] Hoaks! Yusril Mundur dari Tim Hukum Prabowo-Gibran

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Beredar Hoaks soal Semburan Lumpur Gas di IKN

[VIDEO] Beredar Hoaks soal Semburan Lumpur Gas di IKN

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Hoaks! Stroke Dapat Dideteksi dengan Menggerakkan Jari Tangan

INFOGRAFIK: Hoaks! Stroke Dapat Dideteksi dengan Menggerakkan Jari Tangan

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Beredar Hoaks China Akan Pindahkan Warganya ke Indonesia

[VIDEO] Beredar Hoaks China Akan Pindahkan Warganya ke Indonesia

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Gerhana Matahari pada 8 April Terkait Pengaktifan CERN

[HOAKS] Gerhana Matahari pada 8 April Terkait Pengaktifan CERN

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Narasi Keliru soal Foto Gedung Miring di Taiwan

INFOGRAFIK: Narasi Keliru soal Foto Gedung Miring di Taiwan

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Foto Kapal Perang Rusia Memasuki Laut Merah

[HOAKS] Foto Kapal Perang Rusia Memasuki Laut Merah

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Waspadai Hoaks Permintaan Dana Mengatasnamakan OJK

INFOGRAFIK: Waspadai Hoaks Permintaan Dana Mengatasnamakan OJK

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Kim Jong Un Mengeksekusi Mati Koruptor

[HOAKS] Video Kim Jong Un Mengeksekusi Mati Koruptor

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Gerhana Matahari Total Terlihat dari 7 Kota di AS Bernama Niniwe pada 8 April

[HOAKS] Gerhana Matahari Total Terlihat dari 7 Kota di AS Bernama Niniwe pada 8 April

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Serangan Rudal Iran ke Tel Aviv

[HOAKS] Video Serangan Rudal Iran ke Tel Aviv

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com