Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kejuaraan Beregu Asia 2024, Tim Putra Indonesia Perdana Tanpa Medali

Kompas.com - 17/02/2024, 08:30 WIB
Farahdilla Puspa,
Ferril Dennys

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Tim putra Indonesia tanpa medali Badminton Asia Team Championships atau Kejuaraan Beregu Asia 2024. 

Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri dkk terhenti pada perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2024 pada Jumat (16/2/2024). 

Tim putra Indonesia kalah tipis 2-3 dari China dalam pertandingan di Setia City Convention Center, Selangor, Malaysia. 

Hasil ini membuat Indonesia pulang dengan catatan buruk. Untuk kali pertama sejak turnamen ini diselenggarakan pada 2016, tim putra Indonesia gagal meraih medali. 

Baca juga: Rekap Hasil Indonesia di Kejuaraan Beregu Asia: Tim Putri ke Semifinal, Tim Putra Gugur

Tim putra Indonesia sempat berjaya dengan meraih medali emas tiga edisi beruntun pada 2016, 2018, dan 2020. 

Indonesia lalu gagal mempertahankan medali emas Kejuaraan Beregu Asia sektor putra pada 2022 ketika kalah 0-3 dari Malaysia di final. 

Prestasi itu semakin menurun setelah hanya mencapai babak perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2024. 

Indonesia tertinggal usai Chico Aura Dwi Wardoyo menelan kekalahan telak 11-21, 11-21 dari Weng Hong Yang pada partai pertama. 

Baca juga: Jadwal Kejuaraan Beregu Asia 2024, Tim Putri Indonesia Lawan Thailand

Chico kecewa dan meminta maaf karena gagal membuka keunggulan Indonesia. Ia mengaku tak bisa mengeluarkan performa terbaiknya. 

"Saya minta maaf karena tidak bisa menyumbangkan angka bagi Indonesia. Saya merasa sangat kecewa," kata Chico dalam keterangan PBSI. 

"Sebagai pemain pertama, saya yang diharapkan malah belum berhasil menang dan menyumbang angka," ujarnya. 

"Penampilan saya jauh dari yang direncanakan. Tidak bisa keluar sama sekali. Apa yang dipersiapkan sejak kemarin, tidak bisa ditampilkan di lapangan," imbuhnya. 

Baca juga: Menpora Minta Maaf, Akui PBSI Terlambat Bentuk Tim Ad Hoc Olimpiade Paris 2024

Bagas/Fikri lalu menyamakan skor menjadi 1-1 usai memenangi laga ketat melawan He Ji Ting/Ren Xiang Yu dengan skor 21-19, 21-19. 

China kembali memimpin lewat Lei Lan Xi yang mengalahkan Alwi Farhan dua gim langsung dengan skor 21-14, 21-10. 

Namun, Indonesia bisa menyamakan skor lagi menjadi 2-2 berkat kemenangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin atas Chen Bo Yang/Liu Yi dengan skor 21-14, 21-18. 

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com