Kompas.com - 28/01/2022, 14:48 WIB
Pasangan ganda campura Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti saat bertanding di BWF World Tour Finals 2021. Dok. PBSIPasangan ganda campura Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti saat bertanding di BWF World Tour Finals 2021.

KOMPAS.com - Pelatih ganda campuran Nova Widianto mengungkapkan tiga alasan pencoretan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dari pelatnas PBSI

Kepastian Praveen/Melati tak lagi menjadi penghuni pelatnas diketahui berdasarkan Surat Keputusan (SK) nomor SKEP/007/1.3/I/2022 yang ditandatangani oleh Ketua Umum PBSI Agung Firman Sampurna bersama Sekjen PBSI Irjen Pol Muhammad Fadil Imran di Jakarta pada 24 Januari 2022. 

Dalam SK tersebut, Praveen/Melati dan satu pasangan lainnya, yakni Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, tak tercantum pada daftar ganda campuran utama. 

Pelatih kepala ganda campuran Nova Widianto pun mengungkapkan alasan pencoretan Praveen/Melati dan Hafiz/Gloria. 

Baca juga: Praveen/Melati dan Hafiz/Gloria Resmi Tak Jadi Bagian Pelatnas PBSI 2022

Setidaknya ada empat alasan yang mendasari keputusan tersebut, yakni prestasi, usia, periode di pelatnas, dan karakteristik. 

"Ada beberapa parameter salah satunya prestasi satu dua tahun terakhir ini. Kedua usia, ketiga berapa tahun sudah di pelatnas, dan keempat ada karakter juga," kata Nova dalam konferensi pers yang turut dihadiri Kompas.com secara virtual pada Jumat (28/1/2022). 

"Untuk Praveen/Melati, mereka masih yang terbaik di pelatnas. Namun, dalam prestasi 1-2 tahun terakhir, karena mereka sudah juara All England, ekspektasi PBSI ingin mereka stabil dan juara terus," ujar Nova. 

"Ternyata dalam 1-2 tahun, setelah All England hasilnya tidak memuaskan. Kami sepakat khususnya di ganda campuran harus ada regenerasi. Mereka istilahnya juga sudah lama di pelatnas," tutur Nova yang merupakan mantan juara dunia bersama Liliyana Natsir ini. 

Baca juga: PB Djarum soal Janji Komitmen Praveen/Melati: Mereka Harus Jaga Reputasi sebagai Andalan...

"Yang pasti satu dua tahun kita juga harus akui ganda campuran, setelah All England istilahnya minim gelar," ucap pelatih yang juga eks pasangan tanding Liliyana Natsir ini. 

Setelah tak lagi di pelatnas PBSI, Praveen Jordan, Melati Daeva Oktavianti, dan Gloria Emanuelle Widjaja, kini kembali ke klub asal mereka PB Djarum. 

Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin mengatakan bahwa Praveen/Melati saat ini terus berlatih untuk mempersiapkan diri ikut sejumlah turnamen termasuk All England yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2022. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Link Live Streaming Indonesia Vs Thailand di Semifinal Sepak Bola SEA Games 2021

Link Live Streaming Indonesia Vs Thailand di Semifinal Sepak Bola SEA Games 2021

Liga Indonesia
Profil Arif Dwi Pangestu, Sumbang Emas SEA Games sejak Usia 15 Tahun

Profil Arif Dwi Pangestu, Sumbang Emas SEA Games sejak Usia 15 Tahun

Sports
Timnas Futsal Indonesia Ukir Sejarah di SEA Games, Pujian Mengalir

Timnas Futsal Indonesia Ukir Sejarah di SEA Games, Pujian Mengalir

Liga Indonesia
Bulu Tangkis SEA Games 2021: Medali Perak Srikandi Indonesia, Tangisan Putri KW, hingga Permohonan Maaf Pelatih

Bulu Tangkis SEA Games 2021: Medali Perak Srikandi Indonesia, Tangisan Putri KW, hingga Permohonan Maaf Pelatih

Badminton
Semifinal SEA Games 2021: Pelatih Thailand Bedah Kekuatan Indonesia, Asnawi Jadi Sorotan

Semifinal SEA Games 2021: Pelatih Thailand Bedah Kekuatan Indonesia, Asnawi Jadi Sorotan

Liga Indonesia
Sejarah Unik Tercipta, Seorang Bek Jadi Top Skor Liga Europa

Sejarah Unik Tercipta, Seorang Bek Jadi Top Skor Liga Europa

Liga Lain
Kalah di Final SEA Games, Apriyani Rahayu Tetap Bersyukur

Kalah di Final SEA Games, Apriyani Rahayu Tetap Bersyukur

Badminton
Profil Siti Fadia Silva Ramadhanti, Pasangan Baru Apriyani Rahayu

Profil Siti Fadia Silva Ramadhanti, Pasangan Baru Apriyani Rahayu

Sports
Kunci Sukses Rezza Octavia Borong 2 Emas SEA Games 2021: Latihan 1.000 Panah per Hari

Kunci Sukses Rezza Octavia Borong 2 Emas SEA Games 2021: Latihan 1.000 Panah per Hari

Sports
Hasil Final Liga Europa: Bekuk Rangers Via Adu Penalti, Frankfurt Juara!

Hasil Final Liga Europa: Bekuk Rangers Via Adu Penalti, Frankfurt Juara!

Liga Lain
Jadwal Semifinal Sepak Bola SEA Games 2021, Indonesia Vs Thailand Sore Ini

Jadwal Semifinal Sepak Bola SEA Games 2021, Indonesia Vs Thailand Sore Ini

Liga Indonesia
Kata Zohri Usai Tidak Berhasil Raih Medali SEA Games 2021: Belum Rezeki...

Kata Zohri Usai Tidak Berhasil Raih Medali SEA Games 2021: Belum Rezeki...

Sports
Klasemen Medali SEA Games 2021: Indonesia di 5 Besar, Panen 9 Keping Emas

Klasemen Medali SEA Games 2021: Indonesia di 5 Besar, Panen 9 Keping Emas

Sports
Manfaat dan Tujuan Latihan Lari Zig-zag

Manfaat dan Tujuan Latihan Lari Zig-zag

Sports
Link Live Streaming Final Liga Europa, Frankfurt Vs Rangers

Link Live Streaming Final Liga Europa, Frankfurt Vs Rangers

Sports
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.