Kompas.com - 07/04/2021, 18:20 WIB
Mantan pebulu tangkis Indonesia, Susy Susanti, saat ditemui awak media di PP PBSI, Selasa (16/4/2019). KOMPAS.com/FARAHDILLA PUSPA Mantan pebulu tangkis Indonesia, Susy Susanti, saat ditemui awak media di PP PBSI, Selasa (16/4/2019).


KOMPAS.com - Legenda bulu tangkis Indonesia, Susy Susanti, turut berkomentar soal wacana perubahan skor bulu tangkis.

PBSI selaku induk bulu tangkis Indonesia resmi mengajukan usulan perubahan sistem skor pada pertandingan bulu tangkis kepada Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

PBSI bersama Federasi Bulu Tangkis Maladewa mengusulkan perubahan skor 3 x 21 menjadi 5x11.

Usulan ini nantinya akan dibahas di Rapat Umum Tahunan BWF yang dijadwalkan berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, 22 Mei 2021.

Baca juga: Resmi, Indonesia Ajukan Perubahan Skor Bulu Tangkis Jadi 5 X 11

Susy Susanti pun ikut bersuara soal wacana perubahan skor tersebut. Peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 itu menilai perubahan skor membuat bulu tangkis seakan tidak memiliki identitas.

"Kalau pendapat saya pribadi, saya tetap konsisten tidak setuju (dengan perubahan skor)," kata Susy Susanti saat dihubungi KOMPAS.com, Rabu (7/4/2021) sore WIB.

"Apa urgensinya poin badminton diubah lagi, sedangkan popularitas bulu tangkis sudah naik. Penonton oke, banyak negara yang juga sudah berpartisipasi," ucapnya.

"Saya melihatnya dari semua sektor. Jadi, kalau sudah populer, bisa diterima, dan dipertahankan di Olimpiade, kenapa diubah lagi?" katanya.

"Kesannya badminton tidak memiliki identitas. Waktu itu pernah 15 poin, lalu dicari formatnya mulai dari tujuh poin, sembilan, 11, sampai ketemu 21 poin. Itu kan membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi," tuturnya.

Baca juga: Kata Hendra Setiawan soal Perubahan Sistem Skor Bulu Tangkis 5 X 11

Susy melanjutkan, ia khawatir bahwa dengan perubahan skor, bulu tangkis dianggap tidak menarik lagi dan berujung dihapus dari Olimpiade.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X