Kompas.com - 04/03/2021, 13:00 WIB
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo saat menghadapi Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe pada partai final All England 2020 yang digelar di Arena Birmingham, Inggris, Minggu (15/3/2020). AFP/OLI SCARFFMarcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo saat menghadapi Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe pada partai final All England 2020 yang digelar di Arena Birmingham, Inggris, Minggu (15/3/2020).

KOMPAS.com - Ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, masih menjadi pasangan nomor satu dunia.

Marcus/Kevin berada di urutan paling atas nomor satu dunia selama tiga tahun terakhir.

Tepat di bawahnya, ada ganda putra Indonesia lainnya, yakni Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Selain dua pasangan itu, masih ada Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang masuk dalam 10 besar peringkat dunia.

Fajar/Rian bertengger di urutan nomor tujuh.

Baca juga: BWF Pilih 5 Ganda Putra Paling Berpengaruh, Termasuk Ahsan/Hendra dan Marcus/Kevin

Bisa dibilang, Indonesia merajai sektor ganda putra.

Akan tetapi, tentu ada masa pasang surut. Sektor ganda putra bisa saja melempem jika tak diantisipasi sejak dini.

Pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi, punya prediksi sekaligus strategi tersendiri agar nama Indonesia di sektor ganda putra tetap stabil.

Herry IP telah menyiapkan generasi penerus andalan Indonesia di sektor ganda putra.

"Saya belum bisa 100 persen melihat siapa," ujar Herry IP dalam wawancara via Zoom yang dihadiri BolaSport pada Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Bukan Cuma Prestasi, Ini Alasan Marcus/Kevin Disebut Ganda Putra Terlengkap di Dunia

Halaman:

Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X