Di Balik Emas Olimpiade, Ada Satu Kata yang Gugah Tontowi/Liliyana...

Kompas.com - 19/05/2020, 10:19 WIB
Pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad (kiri) dan Liliyana Natsir menggigit medali emas Olimpiade yang diperoleh pada Rabu (17/8/2016) di Rio de Janeiro, Brasil. GOH Chai Hin / AFPPasangan ganda campuran Tontowi Ahmad (kiri) dan Liliyana Natsir menggigit medali emas Olimpiade yang diperoleh pada Rabu (17/8/2016) di Rio de Janeiro, Brasil.

KOMPAS.com - Terdapat satu kata yang membuat Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir bisa tampil maksimal pada Olimpiade Rio Brasil 2016 dan membawa pulang medali emas.

Seperti diketahui, perjalanan Tontowi/Liliyana untuk bisa meraih medali emas Olimpiade Rio 2016 terbilang sangat tidak mudah.

Masalah non-teknis seperti kekompakan, kepercayaan, dan komunikasi satu sama lain sempat dialami Tontowi/Liliyana sebelum terbang ke Brasil.

Sebelum ke Brasil, Tontowi/Liliyana sudah pernah sekali tampil bersama di Olimpiade saat London menjadi tuan rumah edisi 2012.

Hasilnya, pasangan yang akrab disapa Owi/Butet itu gagal total meski sudah melaju hingga ke semifinal.

Baca juga: Tontowi Ahmad Gantung Raket, Liliyana Natsir Beri Pesan Menyentuh

Gagal di Olimpiade 2012 dikabarkan membuat Owi/Butet tertekan secara psikologis.

Pasalnya, Owi/Butet saat itu sangat diandalkan Indonesia karena punya bekal juara All England 2012.

Owi/Butet kemudian berhasil bangkit sepanjang 2013 dengan mempertahankan All England, menjadi juara dunia, dan meraih sejumlah gelar super series.

Namun, performa keduanya mengalami penurunan pada akhir 2014 meski berhasil mempertahankan gelar All England untuk kali ketiga.

Puncaknya, pada 2015 Owi/Butet gagal meraih satu pun gelar super series dengan enam di antaranya digagalkan oleh rival terberat mereka, Zhang Nan/Zhao Yunlei (China).

Baca juga: Tontowi Ahmad Ungkap Alasan Gantung Raket

Halaman:

Sumber BWF,PBSI
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X