Tontowi Ahmad Ungkap Alasan Gantung Raket

Kompas.com - 18/05/2020, 16:09 WIB
Pemain ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad, melakukan selebrasi usai laga babak pertama Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (17/7/2019). KOMPAS.COM/GARRY LOTULUNGPemain ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad, melakukan selebrasi usai laga babak pertama Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (17/7/2019).

KOMPAS.com - Tontowi Ahmad resmi menyatakan pensiun atau gantung raket sebagai pebulu tangkis.

Pengumuman pensiun Tontowi Ahmad sebagai pebulu tangkis diketahui melalui unggahan di akun Instagram miliknya pada Senin (18/5/2020) pagi WIB.

Selain itu, Tontowi Ahmad juga sudah mengirimkan surat pengunduran diri dari pelatnas kepada Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Senin.

Pebulu tangkis berusia 32 tahun itu pun mengungkap alasannya pensiun.

Baca juga: Tontowi Ahmad Gantung Raket, Susy Susanti Angkat Bicara

Tontowi Ahmad mengaku bahwa keluarga menjadi alasan ia memutuskan untuk gantung raket.

Sebab, pria yang akrab disapa Owi itu mengaku bahwa anaknya sering komplain karena jarang bertemu.

"Saya juga ingin lebih dekat dengan keluarga. Saat masih aktif jadi atlet, saya lebih banyak menghabiskan waktu dengan berlatih dan bertanding," kata Tontowi dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

"Anak saya mulai komplain karena memang susah sekali mereka bertemu dengan saya," ucapnya. 

Baca juga: Tontowi Ahmad Pensiun, Harapan Estafet Prestasi di Pundak Pemain Muda

Peraih medali emas Olimpiade Rio Brasil 2016 itu juga mengungkap alasan lainnya terkait pensiun dari bulu tangkis.

Tontowi mengaku bahwa faktor umur menjadi alasannya gantung raket.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X