PBSI Memaklumi Keputusan BWF yang Menunda Indonesia Open 2020

Kompas.com - 07/04/2020, 17:00 WIB
Ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan dan ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon menerima piala dalam final Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (21/7/2019). Marcus-Kevin keluar sebagai juara setelah menang 21-19, 21-16. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGGanda putra Indonesia Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan dan ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon menerima piala dalam final Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (21/7/2019). Marcus-Kevin keluar sebagai juara setelah menang 21-19, 21-16.

KOMPAS.com - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia ( PBSI) memaklumi keputusan Federasi Bulu Tangkis Dunia ( BWF) yang menunda perhelatan Indonesia Open 2020.

BWF secara resmi menunda perhelatan Indonesia Open 2020.

Namun, tak hanya Indonesia Open yang ditunda, mereka juga menangguhkan turnamen-turnamen bulu tangkis yang rencananya bergulir dari Mei hingga Juli 2020 akibat dari pandemi Covid-19. Adapun Indonesia Open semula bakal dihelat di Istora Senayan, 16-21 Juni 2020.

Baca juga: Termasuk Indonesia Open, BWF Resmi Tunda Kompetisi hingga Juli 2020

Dalam keputusan tersebut, sebanyak empat turnamen Grade 2 dan sembilan turnaman Grade 3 ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.

Mengenai keputusan ini, PBSI pun memaklumi langkah yang diambil oleh BWF.

"Kami memahami kondisi ini dan mendukung langkah yang diambil BWF," kata Sekretaris Jenderal PBSI Achmad Budiharto, dikutip dari Antara.

"Masa tanggap darurat Covid-19 terhitung sampai akhir Mei 2020, jadi Indonesia Open memang tidak mungkin diselenggarakan sesuai jadwal yang sudah ditentukan," ucap Budiharto.

PBSI pun kini menunggu keputusan BWF terkait jadwal baru turnamen level Super 1000 tersebut.

Di sisi lain, PBSI sempat mengajukan alternatif waktu penyelenggaraan Indonesia Open 2020 diganti menjadi 29 September hingga 4 Oktober 2020.

Baca juga: Malaysia Minta BWF Tunda Penggunaan Shuttlecock Sintetis

"Saat ini, kami masih menunggu pengaturan jadwal lebih lanjut. Kami terus berkoordinasi dengan BWF dan sudah membicarakan beberapa alternatif waktu yang paling tepat untuk penyelenggaraan Indonesia Open 2020," ujar Budiharto.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X