Malaysia Minta BWF Tunda Penggunaan Shuttlecock Sintetis

Kompas.com - 05/04/2020, 05:10 WIB
Tunggal Putra China, Lin Dan, meminta pergantian shuttlecock saat pertandingan melawan Chong Wei Feng, pada babak perempat final BWF World Championships 2013, di Tian-He Indoor Gymnasium, Guangzhou, China, Jumat (9/8/2013). 
sports.sina.comTunggal Putra China, Lin Dan, meminta pergantian shuttlecock saat pertandingan melawan Chong Wei Feng, pada babak perempat final BWF World Championships 2013, di Tian-He Indoor Gymnasium, Guangzhou, China, Jumat (9/8/2013).
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Asosiasi Bulutangkis Malaysia (Badminton Association of Malaysia/BAM) menyampaikan masukan terkait rencana penggunaan shuttlecock sintetis.

Saat ini, pertandingan bulu tangkis menggunakan shuttlecock berbahan bulu angsa.

Federasi Bulu Tangkis Dunia (Badminton World Federation/ BWF) berencana mengenalkan shuttlecock sintetis pada 2021.

Kebijakan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan mengurangi sampah.

Namun, rencana tersebut dianggap BAM tidak tepat karena Olimpiade Tokyo 2020 mengalami penundaan sampai ke musim panas 2021.

BAM pun meminta BWF untuk menunda rencana penggunaan shuttlecock sintetis mulai 2021 demi menjaga performa para atlet.

Baca juga: BWF Resmikan Peluncuran Shuttlecock Sintetis pada 2021

Sebab, pergantian shuttlecock sebelum Olimpiade Tokyo dimulai bisa berdampak ke permainan.

Di sisi pemain, hal tersebut tentu menyulitkan mengingat mereka akan dituntut melakukan adaptasi dengan shuttlecock baru di tengah persaingan menuju Olimpiade musim panas mendatang.

"BWF seharusnya tidak melaksanakan rencana mereka untuk menggunakan shuttlecock sintetis pada tahun depan," kata Sekretaris BAM, Kenny Goh dilansir dari The Star.

“Seharusnya tidak ada perubahan (shuttlecock) dalam pertandingan selama periode kualifikasi Olimpiade. Yang terbaik adalah itu mengubahnya setelah Olimpiade Tokyo."

"Namun, Anda tidak akan pernah tahu apa yang akan dilakukan BWF. Terkadang mereka tidak terlibat dengan pihak terkait yang relevan sebelum menerapkan sesuatu keputusan yang baru," ucap Goh lagi. (Muhamad Husein)


Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X