Rencana PBSI Setelah BWF Resmi Tangguhkan Kompetisi

Kompas.com - 14/03/2020, 16:00 WIB
Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan Ahsan dan Hendra Setiawan bertanding melawan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto pada pertandingan semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan Jakarta, Sabtu (18/1/2020). Ahsan dan Setiawan melaju ke final setelah menang 21-12, 18-21, dan 21-17. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOGanda putra Indonesia, Mohammad Ahsan Ahsan dan Hendra Setiawan bertanding melawan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto pada pertandingan semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan Jakarta, Sabtu (18/1/2020). Ahsan dan Setiawan melaju ke final setelah menang 21-12, 18-21, dan 21-17.

KOMPAS.com - Federasi Bulu Tangkis Dunia ( BWF) mengambil keputusan menangguhkan seluruh kompetisi bulu tangkis BWF World Tour, mulai 16 Maret hingga 12 April 2020.

Keputusan ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap penyebaran virus corona, sebagaimana dilansir dari laman resmi BWF, Jumat (13/3/2020).

Dengan ini, maka terdapat beberapa turnamen yang terkena dampaknya, yakni Swiss Open, India Open, Orleans Masters, CELCOM Axiata, Malaysia Open, dan Singapura Open.

Baca juga: Setelah All England 2020, BWF Resmi Tangguhkan Kompetisi

Pengurus Pusat Pesat Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) lewat Sekretaris Jenderal mereka, Achmad Budiharto, mendukung keputusan yang diambil BWF.

“Saya kira ini merupakan kebijakan tepat yang diambil BWF untuk saat ini, menunda semua pertandingannya, sampai kondisi yang cukup kondusif untuk pemain, ofisial dan juga penonton,” kata Achmad Budiharto, dikutip dari Badminton Indonesia.

Adapun saat ini, wakil Indonesia masih berlaga dalam salah satu turnamen BWF World Tour, yakni All England Open 2020 yang dihelat di Birmingham, Inggris.

“Sampai saat ini kami lihat pemain-pemain Indonesia yang ada di Birmingham khususnya, merasa prihatin dan waspada untuk tetap menjaga diri," ucap Budiharto.

"Mudah-mudahan di antara tim ini semua tidak ada yang terkontaminasi Covid-19. Sebetulnya yang agak mengkhawatirkan kemarin adalah tim junior yang baru kembali dari Italia dan Belanda. Kita lihat saja, mudah-mudahan tidak ada yang terpapar virus,” tutur dia.

Budiharto juga mengatakan, konsentrasi PBSI sekarang adalah menjaga keselamatan dan kesehatan para atlet ofisial dan penonton.

Untuk itu, PBSI juga akan mempertimbangkan penyelenggaraan turnamen di dalam negeri.

Baca juga: BWF Didesak Hentikan Sementara Semua Turnamen Badminton

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X