Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Keberadaan Tas Hermes Dipertanyakan, Dinan Fajrina: Jangan Pura-pura Enggak Tahu

Kompas.com - 14/04/2022, 20:09 WIB
Rintan Puspita Sari

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com- Istri Doni Salmanan, Dinan Fajrina tanggapi pertanyaan usil netizen tentang tas Hermes miliknya yang kini sudah tidak pernah terlihat lagi.

Dinan yang membuka fitur tanya jawab di Instagram Story menjawab pertanyaan netizen tentang keberadaan tas Hermes nya.

"Tas Hermes nya kemana Bund?," tanya seorang netizen.

"Ayank, kamu emang enggak lihat berita. Jangan suka pura-pura enggak tahu deh," balas Dinan di akun @dinanfajrina.

Kemudian ada netizen lain ikut mengomentari dan mengatakan tas Hermes Dinan ada di toko cabang Bareskrim.

Baca juga: Doni Salmanan Jadi Tersangka, Dinan Fajrina Berjanji Tak Akan Tinggalkan

Dikomentari seperti itu, Dinan masih bisa merespons dengan santai.

"Wakakakaka bengeqq. Dibawa enjoy aja atuh guys yuk. Barang branded kan ndak dibawa mati santaaiii," tulis Dinan.

"Kita minta sama Allah yaa nanti dikasih satu truk Hermes," sambungnya.

Namun ada juga netizen yang memberi pembelaan untuk Dinan. Mengatakan bahwa memang sejak dulu Dinan tidak begitu tergantung dengan barang-barang bermerek.

"Lagian teh nana mah dulu pas dibeliin paksu Hermes LV dll pun teteup pake prodak lokal ya teh jadi b aja tuh diambil juga," tulis netizen.

Baca juga: Barbuk Kasus Doni Salmanan Dipamerkan, Ada Uang Rp 3,3 Miliar dan Sepatu Bermerek

"Wkwkwk tapi ini bener sih karena aku mah yang penting cucok meong sm outfit. Jadi inget video diprotes paksu pas pakai tas yang pink hahaha," tulis Dinan sambil menyematkan video Doni memakai tas pink tanpa merek milik Dinan.

Sebagai informasi, sejak Doni ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penipuan investasi opsi biner (binary option) melalui aplikasi Quotex, sejumlah asetnya telah disita polisi.

Mulai dari rumah, mobil, motor, rekening bank, yang jumlahnya mencapai puluhan miliar.

Sementara itu, Dinan sebagai istri juga ikut diperiksa polisi sebagai saksi karena Doni Salmanan terseret kasus penipuan dan pencucian uang investasi ilegal melalui binary option Quotex.

Terhadap Doni Salmanan, penyidik menerapkan pasal berlapis, yakni Informasi Teknologi dan Elektronik (ITE), Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP), dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Dinan FajrinaInstagram @dinanfajrina Dinan Fajrina

Dinan FajrinaInstagram @dinanfajrina Dinan Fajrina

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com