Ini Penyebab Kasus Virus Corona di India Melonjak Tajam

Kompas.com - 12/09/2020, 13:31 WIB
Tenaga kesehatan memakai Alat Pelindung Diri (APD) membawa jenazah seorang warga yang meninggal dunia akibat penyakit virus corona (COVID-19) di sebuah krematorium di New Delhi, India, Rabu (24/6/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/ANUSHREE FADNAVISTenaga kesehatan memakai Alat Pelindung Diri (APD) membawa jenazah seorang warga yang meninggal dunia akibat penyakit virus corona (COVID-19) di sebuah krematorium di New Delhi, India, Rabu (24/6/2020).
Penulis Mela Arnani
|

KOMPAS.com - India telah menambah sekitar 300.000 infeksi virus corona baru dalam empat hari terakhir.

Jika kasus terkonfirmasi terus bertambah, India kemungkinan dapat melampaui Amerika Serikat, sebagai negara yang terdampak virus corona paling parah di seluruh dunia.

Melansir Worldometers, Sabtu (12/9/2020) pukul 11.15 WIB, India melaporkan 4.659.984 kasus Covid-19 di negaranya, dengan 958.282 kematian.

Pada Senin (7/9/2020), India menyalip Brazil sebagai negara dengan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tertinggi kedua secara global.

Penyebab kasus di India naik signifikan

Melansir Al Jazeera, Kementerian Kesehatan India mengatakan lonjakan kasus dikarenakan peningkatan kasus pengujian harian yang kini telah lebih dari satu juta.

Terlepas dari lonjakan kasus baru dan banyaknya kematian yang terjadi, India masih terus melonggarkan pembatasan dan membuka sektor ekonominya untuk menutupi kerugian yang terjadi selama periode lockdown yang panjang.

Baca juga: Rekor Baru Penambahan Kasus Corona Harian di India, 96.551 Orang Positif

Penguncian wilayah telah dilakukan pada Maret. Kebijakan itu memaksa ratusan ribu pekerja untuk meninggalkan kota dan tinggal di rumah mereka.

Para ahli menduga, kembalinya pekerja ke rumah masing-masing ini berkontribusi terhadap penyebaran virus di daerah pedesaan.

Selain itu, pemerintah India disebut belum berhasil memberikan pesan yang efektif tentang pentingnya menggunakan masker, jaga jarak, dan langkah-langkah lain yang dapat membantu menekan penyebaran virus.

Saat virus telah menyebar di pedesaan, sektor kesehatan pedesaan di India tidak dilengkapi dengan fasilitas untuk menangani lonjakan kasus di negara terpadat kedua di dunia.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X