Ini yang Bisa Didapat saat Klub Sepak Bola Bekerja Sama dengan Kampus

Kompas.com - 18/02/2020, 20:39 WIB
Klub PSIM Yogyakarta saat disponsori oleh kampus swasta Instagram PSIM Klub PSIM Yogyakarta saat disponsori oleh kampus swasta

Tidak sekadar nominal

Lalu apakah yang bisa didapat kedua pihak dari kerja sama antara klub sepak bola dengan institusi perguruan tinggi?

Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang juga penulis sepak bola Fajar Junaidi mengatakan, kerjasama itu jangan hanya dilihat secara nominal. Namun ada model relasi yang dapat banyak dikembangkan kedua pihak.

"Kampus itu institusi yang punya kemampuan finasial kuat di setiap kota, selain industri. Mereka punya resources (sumber daya) secara finansial dan fasilitas," katanya saat dihubungi Kompas.com (18/2/2020).

Fajar menyebut, klub sekelas Liga 1 di Indonesia masih banyak yang kesulitan mencari tempat latihan.

Sementara fasilitas latihan salah satunya ada di kampus. Seperti lapangan dan juga fasilitas pendukung yang lain.

"UNY itu punya fasilitas sangat mumpuni dari lapangan, kolam renang, gym dan gor. UII punya lapangan standar internasional," katanya.

Penulis buku "Merayakan Sepak Bola" itu juga mengatakan, kampus seperti Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta dan Universitas Muhammadiyah Surakarta memiliki jurusan fisioterapi.

"Saya bayangkan kalau Persis Solo bisa kerjasama dengan UMS Surakarta, UMS punya fisioterpi dan lapangan meskipun di dalam kampus. Satu pemain bisa dipegang satu fisio," ungkapnya.

Artinya ia menilai, klub seharusnya tidak hanya melihat kerjasama sekadar nominal. Namun ada hal lain yang dapat dimanfaatkan oleh klub.

Baca juga: Rusuh Suporter Jelang Persebaya Vs Arema, 7 Motor Dibakar Massa

Tri Dharma Perguruan Tinggi

Sementara bagi kampus, kerjasama tersebut bisa sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Pengabdian kampus kepada masyarakat karena klub sepakbola itu sudah menjadi kebanggaan masing-masing kota mewakili masyarakatnya.

Sebab menurut Fajar, kampus sebaiknya tidak menjadi menara gading tapi harus menjadi bagian dari perubahan.

"Adanya klub sepak bola seharusnya dapat memberikan efek domino yang positif. Seperti menggairahkan industri ekonomi yang dikelola suporter," paparnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X