Ditolak 5 Negara karena Virus Corona, Kapal Pesiar Amerika Akan Berlabuh di Kamboja

Kompas.com - 12/02/2020, 20:48 WIB
Kapal pesiar Holland America MS Westerdam  EPA-EFE/YONHAP SOUTH KOREA OUT YONHAPKapal pesiar Holland America MS Westerdam EPA-EFE/YONHAP SOUTH KOREA OUT

KOMPAS.com - Kapal pesiar Holland America yang ditolak 5 pelabuhan di 5 negara karena khawatir membawa virus corona akhirnya bisa bersandar.

Holland America rencananya akan berlabuh di Sihanoukville, Kamboja dan penumpang akan diizinkan untuk turun.

Otoritas Kamboja seperti dikutip dari South China Morning Post, telah setuju untuk membiarakn kapal pesiar mewah itu menurunkan penumpangnya pada Rabu (12/2/2020).

Kapal bernama Holland America MS Westerdam yang mengangkut 1.455 penumpang dan 802 awak, akan berlabuh di pelabuhan Sihanoukville, Kamboja pada Kamis (13/2/2020) jam 7 pagi.

“Penumpang akan turun di Sihanoukville selama beberapa hari ke depan dan transfer melalui penerbangan charter ke Phnom Penh untuk perjalanan pulang," kata pihak kapal Holland America Line.

Perusahaan juga akan mengatur dan membayar semua penerbangan pulang, di samping pengembalian biaya pesiar penuh.

Kapal sebelumnya ditolak di 5 negara yaitu, Thailand, Jepang, Taiwan, Guam dan Filipina karena khawatir adanya virus corona.

Baca juga: 5 Negara Tolak Kapal Pesiar Amerika karena Takut Virus Corona

Mulai jenuh

Stephen Hansen, seorang penumpang yang bepergian di Westerdam dengan istrinya, mengaku mulai jenuh meskipun kehidupan pesiar sebagian besar terus berjalan seperti biasa.

"Jika kita tidak segera berlabuh, kita akan mulai kehabisan makanan, bahan bakar, dan obat-obatan," katanya.

Para penumpang memanfaatkan sebagian besar waktu selama penolakan berlabuh dengan mengunggah postingan di media sosial.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X