Royke Tumilaar, Direktur Utama ke-7 yang Pimpin Bank Mandiri

Kompas.com - 09/12/2019, 18:57 WIB
Direktur Utama Bank Mandiri, Royke Tumilaar bankmandiri.co.idDirektur Utama Bank Mandiri, Royke Tumilaar

KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) Erick Thohir menunjuk Royke Tumilaar sebagai Direktur Utama Bank Mandiri.

Royke menggantikan Kartika Wirjoatmodjo yang kini menjabat Wakil Menteri BUMN.

Nama Royke kini masuk dalam daftar ke-7 direktur utama yang memimpin Bank Mandiri.

Bank Mandiri merupakan salah satu bank pelat merah yang telah menorehkan perjalanan panjang.

Mengutip laman resmi Bank Mandiri, Bank Mandiri didirikan pada 2 Oktober 1998 sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan.

Pada Juli 1999, empat bank pemerintah yaitu Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Ekspor Impor Indonesia dan Bank Pembangunan Indonesia dilebur menjadi Bank Mandiri.

Masing-masing bank tersebut memiliki peran yang tak terpisahkan dalam pembangunan perekonomian Indonesia.

Selain Royke, ada sejumlah nama yang pernah menjabat sebagai Direktur Utama Bank Mandiri paska dimerger.

Siapa saja? Berikut daftarnya :

Baca juga: Dari Ahok hingga Royke Tumilaar, Ini Pejabat yang Ditunjuk Erick Thohir Pimpin BUMN

1. Robby Djohan (November 1998 - Mei 2000)

Robby Djohan lahir di Semarang, 1 Agustus 1938. Dikutip dari Kompas.com, 13 Mei 2016, Robby merintis karier di Citibank.

Ia tercatat turut membesarkan Bank Niaga, lalu menyelamatkan Garuda Indonesia dari kebangkrutan.

Dia juga mengantarkan merger besar beberapa bank BUMN menjadi Bank Mandiri.

Robby meninggal dunia pada 13 Mei 2016 di RS Puri Cinere, Depok, Jawa Barat.

Baca juga: Mantan Bankir Robby Djohan Meninggal Dunia

2. E.C.W Neloe (Mei 2000 - Mei 2005)

Eduard Cornelis William Neloe menjabat sebagai Direktur Utama Bank Mandiri sejak Mei 2020.

Dikutip dari Laporan Tahunan 2000 Bank Mandiri, Neloe pernah menjadi Direktur Bank Dagang Negara (1991-1998).

Dia juga menjadi Presiden Komisaris BDN Bank AG di Dusseldorf pada 1994 hingga 1999.

Sebelumnya, Eduard juga pernah menjabat sebagai Direktur Bank Duta pada 1990 sebagai Chief Representative Kantor Perwakilan Bank Dagang Negara dan Direktur Staco International Finance Limited, Hong Kong pada 1987 hingga 1990.

3. Agus Martowardojo (Mei 2005 - Mei 2010)

Agus Martowardojo diangkat sebagai Direktur Utama Bank Mandiri pada 16 Mei 2005.

Seperti diberitakanKompas.com, 25 Februari 2013, karier perbankannya dimulai sebagai staf International Loan di Bank of America cabang Jakarta.

Lalu, menjabat sebagai Wakil Presiden Corporate Banking Group Head Bank Niaga pada 1986.

Kariernya semakin melejit saat ditunjuk sebagai Presiden Direktur PT Bank Bumiputera pada 1995 dan Presiden Direktur PT Bank Ekspor Impor Indonesia pada 1998.

Dia juga pernah menjadi Direktur Bank Mandiri pada 1999 hingga 2002.

Agus sempat menjadi Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani pada Mei 2010. Dia juga pernah menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia.

Baca juga: Agus Martowardojo Tak Tertarik Masuk ke Politik setelah Lepas Jabatan Gubernur BI

4. Zulkifli Zaini (Mei 2010 - April 2013)

Dikutip dari Laporan Tahunan 2011 Bank Mandiri, Zulkifli Zaini memulai karier perbankan sebagai Account Officer di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) pada 1998.

Pada 1994, dia pernah menjabat sebagai Head of Project Finance Bapindo Cabang Surabaya dan pada 1996 menjadi Kepala Cabang Bapindo Cabang Bandung.

Seiring proses merger Bank Mandiri, dia menjabat sebagai Senior Manager dan Team Leader Credit Risk Management Bank Mandiri.

5. Budi Gunadi Sadikin (April 2013 - Maret 2016)

Dikutip dari Kompas.com, 2 April 2013, Budi Gunadi Sadikin mengawali karier sebagai staf teknologi informasi di IBM Asia Pasifik.

Pada 1994, dia meniti karier perbankannya di Bank Bali yang sekarang berubah menjadi Bank Permata.

Lalu, bergabung ke ABN Amro Bank Indonesia dan pada 2006 bergabung ke Bank Mandiri.

Dia juga pernah memimpin holding tambang Inalum saat divestasi saham PT Freeport Indonesia ke Inalum. 

Kini, dia menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN. 

Baca juga: Profil Budi Gunadi, Rebut Saham Freeport Hingga jadi Wamen BUMN

6. Kartika Wirjoatmodjo (Maret 2016 - Oktober 2019)

Mengutip Kompas.com, 21 Maret 2016, Kartika Wirjoatmodjo memulai kariernya sebagai Konsultan Pajak dan Akutansi di RSM AAJ pada 1995 hingga 1996.

Tiko, panggilan akrab Kartika bergabung dengan Bank Mandiri sebagai Kepala Departemen Strategi dan Analisis Finansial.

Kemudian, kariernya merangkak ketika ia diangkat sebagai Group Head.

Baca juga: Jadi Wamen BUMN, Kartika Wirjoatmodjo Tinggalkan Pendapatan Fantastis di Bank Mandiri?

7. Royke Tumilaar (Desember 2019)

Dikutip dari laman resmi Bank Mandiri, Royke Tumilaar bergabung dengan Bank Mandiri pada 1999 melalui Bank Dagang Negara.

Jabatan terakhirnya adalah Senior Professional di Tim Penyelesaian Kredit di Jakarta. Bank Dagang Negara (BDN) merupakan salah satu bank tertua di Indonesia yang memulai kiprahnya di Batavia pada 1857.

Paska krisis ekonomi 1998, BDN bersama dengan Bank Bumi Daya (BBD), Bank Ekspor Impor Indonesia (Bank Exim) dan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) dimerger menjadi Bank Mandiri.

Baca juga: Ditunjuk Jadi Direktur Utama Bank Mandiri, Ini Profil Royke Tumilaar

(Sumber: Kompas.com/Didik Purwanto, Sakina Rakhma Diah Setiawan Editor: Erlangga Djumena, Tri Wahono, Aprilia Ika)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X