Keluarkan Awan Panas, Ini Letusan-Letusan Besar yang Pernah Terjadi di Merapi

Kompas.com - 09/11/2019, 15:30 WIB
Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas letusan pada Senin (14/10/2019). Dok. Kepala PVMBG, KasbaniGunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas letusan pada Senin (14/10/2019).

KOMPAS.com - Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas, Sabtu (9/11/2019) sekitar pukul 06.21 WIB.

Terpantau kolom letusan setinggi kurang lebih 1.500 meter dari puncak.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mencatat durasi awan panas letusan tercatat kurang lebih 160 detik.

Sampai saat ini, BPPTKG Yogyakarta masih menetapkan status Gunung Merapi pada level II atau waspada.

Mereka mengimbau area dalam radius 3 km dari puncak Gunung Merapi agar tidak ada aktivitas manusia.

Berikut sejumlah letusan hebat Gunung Merapi yang pernah terjadi:

1. Kisaran Tahun 765-911

Melansir dari pemberitaan Kompas.com (13/03/2012) kisaran tahun 765-911 Masehi, letusan Merapi dengan kolom letusan mencapai 10 kilometer terjadi.

Jejak letusan tersebut kemudian menghasilkan tepra atau endapan fragmen batu apung di Selo.

2. Tahun 1822-1823

Letusan besar Merapi selanjutnya terjadi pada tahun 1822-1823.

Letusan tersebut diawali dengan penghancuran kubah lava dan membentuk kawah berdiameter 600 meter dengan bukaan ke arah Kali Apu, Blongkeng, dan Woro.

Akibat luncuran awan panas tersebut delapan desa terkubur dan gunung diselimuti oleh aliran api.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X