Menikmati Suasana Korea di Yogyakarta? Anda Bisa Kunjungi Tempat Ini

Kompas.com - 15/09/2019, 16:54 WIB
Chingu cafe Yogyakarta Instagram/@chingucafeChingu cafe Yogyakarta
Penulis Mela Arnani
|

KOMPAS.com - Menikmati suasana Korea tapi tak harus terbang ke sana bukan menjadi suatu mimpi lagi.

Yogyakarta, salah satu kota romantis ini memenuhi hasrat bagi masyarakat yang ingin merasakan bagaimana situasi Korea tanpa mengeluarkan biaya banyak.

Sebuah restoran, Chingu Cafe yang terletak di Jalan Pandega Karya No 18, Jalan Kaliurang KM 5-6, Manggung, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta menyajikan perpaduan antara perkotaan dan perdesaan Negeri Gingseng.

Tempat ini juga dilengkapi dengan berbagai spot foto unik khas Korea.

Terdapat setidaknya 4 spot foto yang diusung, yaitu Seoul, Cheongdamdong, Bukcheon Village, dan Honhdae.

Kawasan Seoul digambarkan dengan restoran perkotaan lengkap dengan replika jalan Dongdaemun.

Walaupun spot perkotaan, tersedia tempat makan berkonsep lesehan.

Selanjutnya adalah replika Cheongdamdong, di distrik Gangnam. Kawasan ini dikenal dengan kawasan perbelanjaan.

Berada di kawasan ini, Anda akan disuguhkan sebuah kolam yang diibaratkan menjadi sungai di kawasan itu.

Para pengunjung banyak yang berfoto di sini dan kawasan Cheongdamdong memang menjadi spot favorit wisatawan.

Baca juga: Catat! Bebas Visa ke Korea Khusus Bulan Oktober-Desember 2019

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Unggahan Prosesi Ijab Kabul dengan Memakai Jas Hujan karena Takut Corona

Viral, Unggahan Prosesi Ijab Kabul dengan Memakai Jas Hujan karena Takut Corona

Tren
INFOGRAFIK: Bahaya Penyemprotan Disinfektan ke Tubuh Manusia

INFOGRAFIK: Bahaya Penyemprotan Disinfektan ke Tubuh Manusia

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: Apple Inc Didirikan, Bagaimana Awal Mulanya?

Hari Ini dalam Sejarah: Apple Inc Didirikan, Bagaimana Awal Mulanya?

Tren
Soal Cairan Disinfektan, dari Penggunaan Bilik, Lama Penyemprotan hingga Bahayanya...

Soal Cairan Disinfektan, dari Penggunaan Bilik, Lama Penyemprotan hingga Bahayanya...

Tren
Update Virus Corona di Dunia 1 April: 854.608 Kasus di 201 Negara, 176.908 Sembuh

Update Virus Corona di Dunia 1 April: 854.608 Kasus di 201 Negara, 176.908 Sembuh

Tren
Jokowi Putuskan Pembatasan Sosial Skala Besar, Apa Bedanya dengan Karantina Wilayah?

Jokowi Putuskan Pembatasan Sosial Skala Besar, Apa Bedanya dengan Karantina Wilayah?

Tren
WHO Gunakan Istilah Physical Distancing, Ini Bedanya dengan Social Distancing

WHO Gunakan Istilah Physical Distancing, Ini Bedanya dengan Social Distancing

Tren
[POPULER TREN] Tahapan dan Cara Pengisian Sensus Penduduk Online | Viral 'Petai' Raksasa

[POPULER TREN] Tahapan dan Cara Pengisian Sensus Penduduk Online | Viral "Petai" Raksasa

Tren
Rekap Kasus Corona Indonesia Selama Maret dan Prediksi di Bulan April

Rekap Kasus Corona Indonesia Selama Maret dan Prediksi di Bulan April

Tren
Tetap Jalankan Usaha di Tengah Wabah Covid-19, Ikuti Panduan Berikut!

Tetap Jalankan Usaha di Tengah Wabah Covid-19, Ikuti Panduan Berikut!

Tren
Update Corona di Indonesia: 1.528 Positif, Dua Provinsi Nol Kasus

Update Corona di Indonesia: 1.528 Positif, Dua Provinsi Nol Kasus

Tren
Catat, Ini Fenomena Langit Bulan April: Supermoon, Hujan Meteor hingga Bulan Baru

Catat, Ini Fenomena Langit Bulan April: Supermoon, Hujan Meteor hingga Bulan Baru

Tren
Di Balik Penggunaan Bilik Disinfektan untuk Pencegahan Penyebaran Virus Corona...

Di Balik Penggunaan Bilik Disinfektan untuk Pencegahan Penyebaran Virus Corona...

Tren
Jokowi Gratiskan dan Beri Diskon Tarif Listrik, Ini Respons PLN...

Jokowi Gratiskan dan Beri Diskon Tarif Listrik, Ini Respons PLN...

Tren
Hoaks, Hirup Uap Panas Tidak Bisa Matikan Virus Corona

Hoaks, Hirup Uap Panas Tidak Bisa Matikan Virus Corona

Tren
komentar
Close Ads X