Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Messi Usai Kemenangan Historis Argentina atas Brasil: Sejarah, tetapi Kekerasan Tak Bisa Diterima

Kompas.com - 23/11/2023, 05:30 WIB
Ervan Yudhi Tri Atmoko

Penulis

Sumber TyC Sports

KOMPAS.com - Lionel Messi bangga dengan kemenangan historis timnas Argentina atas Brasil. Di lain sisi, Messi menyebut kekerasan terhadap para pendukung La Albiceleste adalah hal yang tidak dapat diterima.

Argentina berhasil mengalahkan tuan rumah Brasil pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Amerika Selatan, Rabu (22/11/2023).

Bertanding di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, timnas Argentina yang dikapteni Lionel Messi menaklukkan Brasil dengan skor tipis 1-0.

Gol tunggal kemenangan La Albiceleste dicetak oleh bek veteran, Nicolas Otamendi, pada menit ke-63.

Baca juga: Brasil Vs Argentina 0-1, Ricuh Suporter Berujung Noda Maracana

Diwarnai kericuhan suporter

Kickoff laga Brasil vs Argentina sempat tertunda sekitar 30 menit karena adanya kericuhan suporter kedua tim.

Dilansir dari TyC Sports, kericuhan pecah di tribune beberapa saat menjelang pertandingan dimulai. Pihak keamanan dan polisi disebut memukuli suporter Argentina dengan tongkat.

Akibat kericuhan itu, skuad Argentina yang sudah memasuki lapangan memutuskan kembali ke ruang ganti.

Lionel Messi dkk lantas keluar dan menghampiri suporter. Para pemain mencoba menenangkan suporter La Albiceleste.

Dalam sebuah video yang beredar, kiper timnas Argentina, Emiliano Martinez, bahkan sampai turun tangan untuk mencegah polisi melakukan tindakan represif terhadap suporter.

Baca juga: Ricuh Suporter Brasil Vs Argentina: Kepala Fan Bocor, Emi Martinez Cegah Tindakan Represif Polisi

Messi menyebut, tindakan kekerasan yang dilakukan kepolisian Brasil terhadap suporter Argentina adalah hal yang tidak bisa diterima.

"Hari ini kami membuat sejarah, tetapi sangat penting untuk mengatakan bahwa pertandingan ini ditandai dengan penindasan (polisi) Brasil terhadap para suporter Argentina."

"Itu tidak dapat diterima. Itu adalah kegilaan, harus segera dihentikan," kata Messi usai laga, dikutip dari Mundo Albiceleste.

Kemenangan bersejarah Argentina

Diwarnai kericuhan suporter, Argentina sukses membawa pulang hasil maksimal dari lawatan ke Maracana.

Bagi Argentina, kemenangan di Maracana adalah sebuah hasil bersejarah.

Sebab, La Albiceleste memberikan noda kekalahan kandang pertama untuk Brasil dalam sebuah pertandingan Kualifikasi Piala Dunia.

Baca juga: Lionel Scaloni Pertimbangkan Mundur dari Jabatan Pelatih Timnas Argentina

Kemenangan tersebut juga memperpanjang catatan apik Argentina saban jumpa sang rival.

Dari empat laga terakhir melawan Brasil, Argentina tidak pernah kalah dengan hasil tiga kemenangan dan sekali imbang.

"Tim ini terus membuat sejarah. Meski hari ini bukan yang paling penting, tetapi kemenangan ini sangat manis. Kami membutuhkan kemenangan ini setelah kalah dari Uruguay," kata Messi soal hasil yang diraih timnya.

Tiga poin di Maracana pun melesatkan Argentina ke puncak klasemen Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Amerika Selatan dengan nilai 15, unggul dua angka atas Uruguay yang menempati peringkat kedua.

Sementara itu, Brasil yang baru mengoleksi tujuh poin terpaku di peringkat keenam.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Komitmen Ketum PSSI untuk Perpanjang Kontak Shin Tae-yong hingga 2027

Komitmen Ketum PSSI untuk Perpanjang Kontak Shin Tae-yong hingga 2027

Timnas Indonesia
Jadwal Indonesia di Thomas dan Uber Cup 2024, Mulai Sabtu 27 April

Jadwal Indonesia di Thomas dan Uber Cup 2024, Mulai Sabtu 27 April

Badminton
Indonesia Vs Korea Selatan, Garuda Muda Tak Dianggap Underdog

Indonesia Vs Korea Selatan, Garuda Muda Tak Dianggap Underdog

Timnas Indonesia
Xavi Putuskan Bertahan di Barcelona hingga Juni 2025

Xavi Putuskan Bertahan di Barcelona hingga Juni 2025

Liga Spanyol
Liverpool Tumbang di Tangan Everton, Van Dijk Bicara Perebutan Gelar

Liverpool Tumbang di Tangan Everton, Van Dijk Bicara Perebutan Gelar

Liga Inggris
Man United Vs Sheffield United: Bruno Berjaya, Kemenangan MU Hal Utama

Man United Vs Sheffield United: Bruno Berjaya, Kemenangan MU Hal Utama

Liga Inggris
Thomas dan Uber Cup 2024: Momen Penguatan Semangat Jelang Olimpiade

Thomas dan Uber Cup 2024: Momen Penguatan Semangat Jelang Olimpiade

Badminton
Siaran Langsung dan Live Streaming Indonesia Vs Korsel Malam Ini

Siaran Langsung dan Live Streaming Indonesia Vs Korsel Malam Ini

Timnas Indonesia
Persib Bandung Vs Borneo FC, Siasat Pieter Huistra Manfaatkan Laga

Persib Bandung Vs Borneo FC, Siasat Pieter Huistra Manfaatkan Laga

Liga Indonesia
Klasemen Liga Inggris: Liverpool Gagal Pepet Arsenal, Terancam Man City

Klasemen Liga Inggris: Liverpool Gagal Pepet Arsenal, Terancam Man City

Liga Inggris
Hasil Man United Vs Sheffield United 4-2: Roket Fernandes, Setan Merah Menang

Hasil Man United Vs Sheffield United 4-2: Roket Fernandes, Setan Merah Menang

Liga Inggris
Hasil Everton Vs Liverpool, The Reds Tumbang, Gagal Dekati Arsenal

Hasil Everton Vs Liverpool, The Reds Tumbang, Gagal Dekati Arsenal

Liga Inggris
Link Live Streaming Everton Vs Liverpool, Kickoff Pukul 02.00 WIB

Link Live Streaming Everton Vs Liverpool, Kickoff Pukul 02.00 WIB

Liga Inggris
Pengamat Korsel Bahas Beban Besar Timnas Korea Jelang Hadapi Indonesia

Pengamat Korsel Bahas Beban Besar Timnas Korea Jelang Hadapi Indonesia

Timnas Indonesia
Sirkuit Mandalika Sudah Terpesan 200 Hari untuk Even Otomotif

Sirkuit Mandalika Sudah Terpesan 200 Hari untuk Even Otomotif

Sports
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com