Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

PSS Sleman Ganti Pelatih, Marian Mihail Diproyeksikan Jadi Direktur Teknik

Kompas.com - 10/10/2023, 07:30 WIB
Ervan Yudhi Tri Atmoko

Penulis

Sumber PSS Sleman

KOMPAS.com - PSS Sleman melakukan perombakan dalam komposisi kepelatihan mereka. Marian Mihail lepas jabatan sebagai pelatih kepala dan selanjutnya diproyeksikan menjadi direktur teknik.

Perombakan di jajaran kepelatihan PSS Sleman dilakukan setelah laga pekan ke-15 Liga 1 melawan Dewa United, Jumat (6/10/2023).

Pada laga yang digelar di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, tersebut, PSS Sleman kalah 1-3 dari tuan rumah Dewa United.

Itu adalah kekalahan kelima yang diderita PSS Sleman di kompetisi Liga 1 musim ini.

Baca juga: Personel Asing Ikut Meriahkan Lomba 17 Agustus PSS Sleman

Kekalahan itu membuat Laskar Sembada kini terpaku di peringkat ke-14 klasemen Liga 1 dengan nilai 18.

Bersama Marian Mihail, PSS sempat membuat langkah impresif dengan membukukan tiga kemenangan beruntuan .

Akan tetapi, setelah itu Kim Jeffrey Kurniawan dkk tak mampu meraih kemenangan pada enam laga berikutnya.

Manajemen PSS Sleman pun memutuskan untuk mengubah komposisi kepelatihan.

Marian Mihail resmi dilengserkan dari jabatan pelatih kepala dan akan digantikan oleh asistennya, Bertrand Crasson.

Selanjutnya, Marian Mihail dipertimbangkan untuk menempati posisi baru sebagai direktur teknik.

Baca juga: Komdis PSSI Hukum PSS Sleman Usai Kasus Pengeroyokan Media Officer Madura United

"Marian menurut saya adalah pelatih yang mempunyai karakter dan disiplin kuat  dan telah membentuk karakter dan disiplin para pemain PSS Sleman," kata Presiden Direktur PT Putra Sleman Sembada (PT PSS), Gusti Randa, melalui siaran pers, Senin (9/10/2023).

"Penunjukan Crasson juga terkait dengan target kedepan untuk dapat tembus menjadi tim papan atas, dan Marian juga ingin istirahat menghabiskan waktu lebih banyak dengan keluarga," imbuh Gusti Randa.

Bertrand Crasson yang berasal dari Belgia saat ini memiliki lisensi kepelatihan UEFA Pro.

Sosok 52 tahun itu mempunyai pengalaman internasional, baik sebagai pemain dan pelatih.

Saat masih aktif bermain, Crasson pernah membela Anderlecht dan Napoli. Kemudian ketika melatih, ia sempat menangani Inter Pattaya (Thailand) dan Dudelange (Luksemburg).

"Saya sudah bicara langsung dengan Crasson tentang target dari PSS Sleman. Ia berkomitmen untuk memberiian kemampuan terbaiknya."

"Manajemen berharap, Crasson  melanjutkan disiplin yg di tanamkan Coach Mihail dan melanjutkan peningkatan prestasi PSS Sleman," ucap Gusti Randa menegaskan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber PSS Sleman
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Liga Indonesia
Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Liga Italia
Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Timnas Indonesia
Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Timnas Indonesia
Inter Juara Serie A, 'Demonismo', dan Karya Master Transfer Marotta

Inter Juara Serie A, "Demonismo", dan Karya Master Transfer Marotta

Liga Italia
Pengamat Australia Soal Syarat Timnas Indonesia Jadi 'Superpower' di Asia

Pengamat Australia Soal Syarat Timnas Indonesia Jadi "Superpower" di Asia

Timnas Indonesia
Kontroversi Gol Hantu di El Clasico, Barcelona Siap Tuntut 'Rematch'

Kontroversi Gol Hantu di El Clasico, Barcelona Siap Tuntut "Rematch"

Liga Spanyol
STY Paham Korea Selatan, Disebut Senjata Tertajam Timnas U23 Indonesia

STY Paham Korea Selatan, Disebut Senjata Tertajam Timnas U23 Indonesia

Timnas Indonesia
Atlet Sepeda Indonesia Bernard van Aert Lolos Olimpiade Paris 2024

Atlet Sepeda Indonesia Bernard van Aert Lolos Olimpiade Paris 2024

Sports
Olahraga Golf, Royale Krakatau Renovasi Area Driving Range

Olahraga Golf, Royale Krakatau Renovasi Area Driving Range

Sports
Alasan Mourinho Pergi dari Man United dengan Sedih, Singgung Ten Hag

Alasan Mourinho Pergi dari Man United dengan Sedih, Singgung Ten Hag

Liga Inggris
Bernardo Tavares Minta PSSI Perbaiki Kinerja Wasit

Bernardo Tavares Minta PSSI Perbaiki Kinerja Wasit

Liga Indonesia
Kunci Borneo FC Dominasi Regular Series Liga 1 di Mata Pieter Huistra

Kunci Borneo FC Dominasi Regular Series Liga 1 di Mata Pieter Huistra

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com