Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jadwal Siaran Langsung FIBA Asia Cup 2022: 4 Tim Berebut Tiket Final di Istora

Kompas.com - 23/07/2022, 13:00 WIB
Benediktus Agya Pradipta,
Eris Eka Jaya

Tim Redaksi

Sementara itu, pemain andalan Yordania Freddy Ibrahim menilai duel melawan Lebanon akan menjadi pertandingan dengan intensitas tinggi.

Freddy Ibrahim memuji Lebanon sebagai tim kuat yang akan memberikan mereka kesulitan. Namun, dia berjanji akan berjuang habis-habisan karena punya motivasi tinggi.

"Ini tidak sekadar memperebutkan tiket ke final. Ini gengsi persaingan dua negara Arab. Kami punya momentum ketika menang melawan Taiwan dan harus terus melanjutkan itu,” ucap Freddy.

Baca juga: FIBA Asia Cup 2022: Drama di Istora, Buzzer Beater Antar Yordania ke Perempat Final

Pertarungan dua tim satu wilayah juga terjadi pada semifinal lainnya, ketika dua wakil Oseania, Australia dan Selandia Baru, beradu demi tiket final FIBA Asia Cup 2022.

Pertandingan Australia vs Selandia Baru ini menjadi ulangan semifinal FIBA Asia Cup edisi 2017.

Kala itu, Australia menang dengan skor 106-79 atas Selandia Baru.

Hasil tersebut menjadi modal apik bagi Australia selaku juara bertahan. Mereka pun selalu memetik kemenangan dalam tiga pertemuan terbaru lainnya.

Pelatih Selandia Baru Sean Pero MacPherson Cameron sadar timnya menghadapi lawan hebat. Menurut dia, ini tantangan yang amat besar untuk timnya, apalagi kedua tim sama-sama diperkuat pemain muda. 

Baca juga: FIBA Asia Cup 2022: Bukti Cinta kepada Timnas Basket Indonesia, Penonton Tembus hingga 20.000

“Kami dalam persiapan final menghadapi tim kuat dan kami siap. Persiapan adalah segalanya. Kami harus memenuhi ekspektasi untuk laga nanti,” kata Cameron.

Di sisi lain, pelatih Australia Michael Clancy Kelly mengaku selama 25 tahun berkecimpung di bola basket negaranya, pertemuan melawan Selandia Baru selalu berjalan intens.

Dia memperkirakan hal serupa akan kembali terjadi pada semifinal FIBA Asia Cup 2022.

“Sangat menarik mengingat kedua tim diisi pemain-pemain muda yang bermain baik sampai tahapan ini. Saya kira laga nanti akan berisi pertarungan fisik yang turun naik sepanjang 40 menit,” ujar Michael.

Baca juga: Kata Bintang Jepang soal Jakarta dan Penyelenggaraan FIBA Asia Cup 2022: Makanan Enak...

Lalu, soal rekor pertemuan, Michael tak melihat catatan itu sebagai patokan. Dia hanya fokus pada pertandingan selanjutnya.

“Kami tak memikirkan rekor pertemuan sebelumnya, yang penting hasil laga ini. Kami ingin menang agar bisa bertanding di final," ucap Michael.

"Kuncinya pada pertahanan dulu, baru fokus ke offense. Peluang kami bagus ke final karena kami selama ini kami bermain bagus. Saya harap kami menang agar bisa kembali ke final,” tutur Michael menjelaskan.

Jadwal Siaran Langsung Semifinal FIBA Asia Cup 2022

Laga Australia vs Selandia Baru dan Yordania vs Lebanon dalam rangkaian semifinal FIBA Asia Cup 2022 bisa disaksikan secara langsung melalui laman atau aplikasi Vision+.

Klik tautan berikut untuk menyaksikan semifinal FIBA Asia Cup 2022 >>> LINK.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Indonesia Finis ke-5 di Asian Relays Championships 2024, Persiapan SEA Games 2025

Indonesia Finis ke-5 di Asian Relays Championships 2024, Persiapan SEA Games 2025

Olahraga
Daftar Skuad Irak Saat Melawan Timnas Indonesia

Daftar Skuad Irak Saat Melawan Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Putri KW Lolos ke 8 Besar Malaysia Masters 2024, Prinsip Jadi Kunci Kemenangan

Putri KW Lolos ke 8 Besar Malaysia Masters 2024, Prinsip Jadi Kunci Kemenangan

Badminton
Malaysia Masters 2024: Lolos Perempat Final, Rehan/Lisa Sempat Buru-buru dan Takut

Malaysia Masters 2024: Lolos Perempat Final, Rehan/Lisa Sempat Buru-buru dan Takut

Badminton
Final Championship Series Liga 1, 'Cocoklogi' Persib Juara 1994, 2014, Dejavu 2024?

Final Championship Series Liga 1, "Cocoklogi" Persib Juara 1994, 2014, Dejavu 2024?

Liga Indonesia
Hasil Malaysia Masters 2024: Putri KW dan Rehan/Lisa ke Perempat Final

Hasil Malaysia Masters 2024: Putri KW dan Rehan/Lisa ke Perempat Final

Badminton
Bek Selangor FC Jadi Korban Perampokan, Kehilangan Motor hingga Paspor

Bek Selangor FC Jadi Korban Perampokan, Kehilangan Motor hingga Paspor

Internasional
Kieran McKenna Tertarik ke Chelsea, Siap Gantikan Pochettino

Kieran McKenna Tertarik ke Chelsea, Siap Gantikan Pochettino

Liga Inggris
Lookman Bawa Atalanta Juara, Ada Peran Gasperini dan Keluarga

Lookman Bawa Atalanta Juara, Ada Peran Gasperini dan Keluarga

Internasional
Maarten Paes 'Tak Terkalahkan', 8 Penyelamatan bagi FC Dallas

Maarten Paes "Tak Terkalahkan", 8 Penyelamatan bagi FC Dallas

Liga Lain
Jadwal Final Championship Series Persib Vs Madura United Akhir Pekan Ini

Jadwal Final Championship Series Persib Vs Madura United Akhir Pekan Ini

Liga Indonesia
Jadwal Malaysia Masters 2024, 7 Wakil Indonesia Tanding di 16 Besar

Jadwal Malaysia Masters 2024, 7 Wakil Indonesia Tanding di 16 Besar

Badminton
Atalanta Juara Liga Europa, Parma Kenang Memori 25 Tahun Silam

Atalanta Juara Liga Europa, Parma Kenang Memori 25 Tahun Silam

Liga Lain
Atalanta Juara Liga Europa, Gasperini Sanjung Para Pemain La Dea

Atalanta Juara Liga Europa, Gasperini Sanjung Para Pemain La Dea

Liga Lain
Kata Xabi Alonso Setelah Leverkusen Terkapar di Final Liga Europa

Kata Xabi Alonso Setelah Leverkusen Terkapar di Final Liga Europa

Liga Lain
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com