Kompas.com - 22/09/2021, 10:30 WIB
Striker timnas Australia, Tim Cahill (2 dari kiri), melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya setelah mencetak gol ke gawang Suriah dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 di Sydney, Australia, Selasa (10/10/2017).
WILLIAM WEST/AFPStriker timnas Australia, Tim Cahill (2 dari kiri), melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya setelah mencetak gol ke gawang Suriah dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 di Sydney, Australia, Selasa (10/10/2017).

KOMPAS.com - Dalam sepak bola, Australia secara geografis terletak di wilayah Oseania. Bahkan, Australia merupakan salah satu pendiri Konfederasi Sepak Bola Oseania atau Oceania Football Confederation (OFC) yang didirikan pada 1966.

Namun, saat ini Australia tak lagi bermain di bawah naungan OFC. The Socceroos, julukan timnas Australia, kini ikut berkompetisi di Asia.

Lantas mengapa timnas Australia bisa ikut kompetisi Asia?

Pindah ke Asia demi Piala Dunia

Australia merupakan anggota OFC dari 1966 hingga 1972. Mereka sempat keluar dari OFC dan ingin bergabung denga Konfederasi Sepak Bola Asia atau Asia Football Confederation (AFC).

Akan tetapi, Australia kembali bergabung dengan OFC pada 1978.

Australia benar-benar meninggalkan OFC pada 2006. Mereka pindah ke AFC demi tampil di Piala Dunia.

Baca juga: Mengapa Karim Benzema Menggunakan Perban Tangan Saat Bertanding?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

The Sun dalam publikasinya pada 2019 menyebutkan bahwa Australia memilih bergabung dengan AFC agar bisa lolos langsung ke Piala Dunia tanpa melewati play-off.

Sebelumnya, The Socceroos yang selalu menjadi raja sepak bola Oseania harus melewati babak play-off untuk lolos ke Piala Dunia.

Sebab, FIFA hanya memberikan jatah setengah slot kepada OFC ke Piala Dunia, yaitu juara kualifikasi regional Oseania akan melawan negara dari konfederasi lain pada babak play-off.

Sebelum 2006, Australia selalu kalah pada babak play-off Kualifikasi Piala Dunia yaitu dari Korea Utara (1966), Israel (1970), Skotlandia (1986), Argentina (1994), Iran (1998), dan Uruguay (2002).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Barcelona Vs Madrid, Ancelotti Kantongi Rencana untuk Libas Blaugrana di El Clasico

Barcelona Vs Madrid, Ancelotti Kantongi Rencana untuk Libas Blaugrana di El Clasico

Liga Spanyol
Jumlah Minimal Pemain dalam Sepak Bola

Jumlah Minimal Pemain dalam Sepak Bola

Sports
Peralatan dalam Permainan Softball

Peralatan dalam Permainan Softball

Sports
Persita Vs Persikabo Jadi Panggung Kehebatan Pemain Brasil Cetak Gol Mematikan

Persita Vs Persikabo Jadi Panggung Kehebatan Pemain Brasil Cetak Gol Mematikan

Liga Indonesia
Link Live Streaming Persib Vs PSS, Kickoff 18.15 WIB

Link Live Streaming Persib Vs PSS, Kickoff 18.15 WIB

Liga Indonesia
Persib Vs PSS, Tekad Bek Maung Bandung Jaga Momentum Positif

Persib Vs PSS, Tekad Bek Maung Bandung Jaga Momentum Positif

Liga Indonesia
Link Live Streaming Denmark Open, Fajar/Rian Buka Perjuangan Indonesia di 8 Besar

Link Live Streaming Denmark Open, Fajar/Rian Buka Perjuangan Indonesia di 8 Besar

Liga Indonesia
Hasil FP1 MotoGP Emilia Romagna: Zarco Tercepat di Trek Basah, Quartararo Ke-18

Hasil FP1 MotoGP Emilia Romagna: Zarco Tercepat di Trek Basah, Quartararo Ke-18

Motogp
Ivan Carlos Akui Golnya Offside, Iwan Setiawan Dukung Evaluasi Wasit

Ivan Carlos Akui Golnya Offside, Iwan Setiawan Dukung Evaluasi Wasit

Liga Indonesia
Kritik Kualitas Wasit, Aji Santoso: Sudah Saatnya Gunakan VAR

Kritik Kualitas Wasit, Aji Santoso: Sudah Saatnya Gunakan VAR

Liga Indonesia
Profil Sirkuit Misano, Tempat Balapan Terakhir Rossi di Italia

Profil Sirkuit Misano, Tempat Balapan Terakhir Rossi di Italia

Sports
Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Nasional Resmi Dibuka

Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Nasional Resmi Dibuka

Liga Indonesia
Timnas U23 Indonesia Vs Nepal: Beckham Ungkap Harapan, Menang Bukan Satu-satunya Tujuan

Timnas U23 Indonesia Vs Nepal: Beckham Ungkap Harapan, Menang Bukan Satu-satunya Tujuan

Liga Indonesia
Man United Vs Liverpool, Salah Bisa Jadikan Old Trafford 'Taman Bermain'

Man United Vs Liverpool, Salah Bisa Jadikan Old Trafford "Taman Bermain"

Liga Inggris
Dua Peraih Medali Emas Angkat Besi PON XX Papua 2021 Wakili Indonesia ke Uzbekistan

Dua Peraih Medali Emas Angkat Besi PON XX Papua 2021 Wakili Indonesia ke Uzbekistan

Sports
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.