Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Olimpiade 2024, Indonesia Tetapkan 13 Cabor Prioritas

Kompas.com - 25/08/2021, 16:16 WIB
Josephus Primus

Penulis

Sumber FMB9

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk perhelatan Olimpiade 2024, Indonesia menetapkan 13 cabang olahraga prioritas (cabor) yang nantinya bisa memberikan medali.

Kendati begitu, 13 cabor prioritas ini juga diharapkan bisa berprestasi baik pada laga-laga internasional lainnya.

Adalah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang menyusun desain besar olahraga nasional termasuk penetapan cabor di atas.

Baca juga: PON XX Papua 2021, Siap-siap Bulu Tangkis dan Angkat Besi Punya 4 Cabor Pengekor

Ke-13 cabor itu adalah bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, panahan, menembak, wushu, karate, taekwondo, balap sepeda, atletik, renang, senam artistik, dan pencak silat.

Azzahra Permatahani di acara pengukuhan kontingen Indonesia di Hall Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (27/11/2019).KOMPAS.com/FARAHDILLA PUSPA Azzahra Permatahani di acara pengukuhan kontingen Indonesia di Hall Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (27/11/2019).

Momen Paralimpiade Tokyo 2020 saat ini menjadi pengingat bahwa Indonesia sudah menetapkan lima cabang olahraga (cabor) untuk Paralimpiade.

Diskusi daring FMB9 pada Senin (23/8/2021) mengemukan informasi bahwa prioritas itu ada pada cabor para-badminton, para-tenis meja, para-angkat besi atau power lifting, para-atletik, dan para-renang.

Nurul Akmal mewakili Indonesia di angkat besi nomor +87 kg putri. Wanita asal Aceh itu berada di posisi kelima usai menyelesaikan total angkatan 256 kg (115 kg snatch serta 141 kg clean and jerk).MOHD RASFAN Nurul Akmal mewakili Indonesia di angkat besi nomor +87 kg putri. Wanita asal Aceh itu berada di posisi kelima usai menyelesaikan total angkatan 256 kg (115 kg snatch serta 141 kg clean and jerk).

Diskusi itu sendiri bertajuk "PON XX Papua: Target Prestasi Kelas Dunia".

PON XX Papua 2021 akan berlangsung pada 2-15 Oktober 2021.

Pada kesempatan itu juga, Chef de Mission (CdM) Indonesia pada Olimpiade Tokyo 2020 Roslan Perkasa Roeslani mengingatkan bahwa atlet memerlukan jaminan kesejahteraan.

Atlet taekwondo Defia Rosmaniar berlatih secara mandiri di rumahnya di Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/6/2020). Adaptasi dengan keadaan yang berubah selama pandemi ditempuh para atlet dari sejumlah cabang olahraga, salah satunya latihan mandiri di rumah masing-masing, hingga latihan bersama pelatih via konferensi video.ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA Atlet taekwondo Defia Rosmaniar berlatih secara mandiri di rumahnya di Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/6/2020). Adaptasi dengan keadaan yang berubah selama pandemi ditempuh para atlet dari sejumlah cabang olahraga, salah satunya latihan mandiri di rumah masing-masing, hingga latihan bersama pelatih via konferensi video.

Rosan menyebut, jaminan kesejahteraan para atlet berasal dari berbagai pemangku kepentingan.

"Ini penting dilakukan dalam rangka memberi semangat atlet terus bergelora setiap menghadapi ajang olahraga sekala regional maupun internasional," ucapnya.

Rosan Roeslani saat diwawancarai media di Jakarta, Selasa (5/11/2019).KOMPAS.Com/ELSA CATRIANA Rosan Roeslani saat diwawancarai media di Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Pemerintah, lanjut Rosan, bisa bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.

"Hal kesejahteraan ini juga salah satu kunci yang harus disempurnakan dan diperbaiki cepat," lanjutnya.

Pada perhelatan Olimpiade Tokyo 2020, pemerintah sudah membagikan bonus bagi para atlet peraih medali.

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menyerahkan bonus apresiasi bagi para atlet dan pelatih Indonesia yang berjuang di Olimpiade Tokyo 2020.https://www.presidenri.go.id Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menyerahkan bonus apresiasi bagi para atlet dan pelatih Indonesia yang berjuang di Olimpiade Tokyo 2020.

"Jadi untuk peraih medali emas Rp 5,5 miliar, peraih medali perak Rp 2,5 miliar, kemudian peraih medali perunggu Rp 1,5 miliar," ujar Jokowi dalam sambutannya ketika bertemu kontingen atlet Indonesia untuk Olimpiade Tokyo di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (13/8/2021).

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com