Kisah Ahsan/Hendra, Pernah "Putus" di Tengah Jalan hingga Temukan Titik Kebangkitan

Kompas.com - 27/07/2021, 07:10 WIB
Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, saat berlaga pada Simulasi Olimpiade Tokyo di Pelatnas PBSI Cipayung, Rabu (16/7/2021). Dok. PBSIPasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, saat berlaga pada Simulasi Olimpiade Tokyo di Pelatnas PBSI Cipayung, Rabu (16/7/2021).

KOMPAS.com - Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan harus melewati jalan yang tidak mudah dalam meraih prestasi. Salah satu ganda putra andalan Indonesia pada Olimpiade Tokyo 2020 itu bahkan sempat "putus" di tengah jalan.

Hendra Setiawan (36) dan Mohammad Ahsan (33) menjadi pasangan gaek yang masih bisa bertahan di tengah kerasnya persaingan bulu tangkis atau badminton internasional.

The Daddies adalah julukan yang diberikan kepada pasangan yang kini menempati ranking 2 dunia tersebut.

Mengutip BolaSport.com, Ahsan dan Hendra pertama kali dipasangkan pada 2012. Mereka kemudian melakoni debut pada ajang Denmark Open 2012.

Ahsan dan Hendra dipasangkan setelah keduanya berpisah dengan pasangan masing-masing.

Hendra berpisah dengan Markis Kido, sementara Ahsan meninggalkan Bona Septano.

Baca juga: Kisah Thet Htar Thuzar di Olimpiade Tokyo, Wujudkan Mimpi di Tengah Hujatan Rakyat Sendiri

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perpisahan Hendra dengan Kido terbilang sangat mengejutkan lantaran mereka sudah berpasangan selama lebih dari 10 tahun dan sukses merebut medali emas cabang olahraga (cabor) badminton Olimpiade Beijing 2008.

Awalnya, duet Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan sempat diragukan. Namun, dalam waktu hanya tiga bulan, mereka berhasil meraih gelar juara pertama yaitu Malaysia Open 2013.

Sejak saat itu, Ahsan/Hendra sukses menjuarai banyak turnamen termasuk All England 2014. Mereka pun diunggulkan untuk meraih medali emas badminton Olimpiade Rio 2016.

Namun, Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan justru gagal memberikan penampilan terbaik pada Olimpiade Rio 2016. Mereka menelan dua kekalahan dan gagal lolos dari babak penyisihan grup.

Halaman:


Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.