Tiba-tiba Ada “Cristiano Ronaldo” di Cabor Anggar Olimpiade Tokyo 2020

Kompas.com - 26/07/2021, 09:00 WIB
Selebrasi Cristiano Ronaldo pada laga pekan ke-15 Liga Italia yang mempertemukan Juventus vs Udinese di Stadion Allianz, Senin (4/1/2021) dini hari WIB. AFP/ MARCO BERTORELLOSelebrasi Cristiano Ronaldo pada laga pekan ke-15 Liga Italia yang mempertemukan Juventus vs Udinese di Stadion Allianz, Senin (4/1/2021) dini hari WIB.
|

KOMPAS.com - Tiba-tiba selebrasi khas ala Cristiano Ronaldo muncul dalam cabang olahraga anggar Olimpiade Tokyo 2020. Sosok yang melakukannya adalah atlet anggar Mesir, Mohamed Elsayed.

Megabintang Juventus asal Portugal, Cristiano Ronaldo, tak ambil bagian di Olimpiade Tokyo 2020.

Kendati demikian, Ronaldo hadir lewat pengaruh dan inspirasi besar yang selama ini ia berikan.

Atlet anggar Mesir, Mohamed Elsyaed, tiba-tiba menjadi "Cristiano Ronaldo" usai mengalahkan rival asal Perancis, Yannick Borel dalam cabang olahraga (cabor) anggar nomor individual putra degen atau epee, di Makuhari Messe Hall, Minggu (25/7/2021).

Baca juga: Cristiano Ronaldo Bertahan di Juventus!

Setelah dipastikan menekuk Yannick Borel di babak 32 besar, Mohamed Elsayed lantas berlari, melompat, memutar badan, dan mengibaskan kedua tangan ke arah bawah secara gagah.

Mohamed Elsyaed melakukan selebrasi persis seperti apa yang diperagakan Ronaldo setelah menjebol gawang lawan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Biasanya, begitu sukses mencetak gol, Ronaldo akan melakukan selebrasi ikonisnya itu dan berteriak lantang “Siuuuu”.

Mohamed Elsayed sangat layak merayakan kemenangannya atas Yannick Borel dengan sebuah selebrasi spesial.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Mohamed Elsayed | ???? ????? (@olympianjr)

Ia mengalahkan Borel yang secara usia jauh lebih matang dan mengantongi banyak pengalaman.

Borel berusia 32 tahun, sementara umur Elsayed baru genap 18 tahun.

Baca juga: Top Skor Sepak Bola Olimpiade Tokyo 2020, Striker Perancis di Puncak

Sensasi Elsayed terus berlanjut di babak 16 besar saat dirinya mampu mengalahkan utusan China, Minghao Lan.

Langkah Elsayed baru terhenti di babak 8 besar alias perempat final oleh perwakilan Ukraina, Igor Reizlin.

“Sebuah mimpi besar bagi saya. Saya senang menjadi satu dari 8 pemain anggar terbaik di dunia,” ujar Elsayed melalui media sosial.

Cabor anggar nomor individual putra degen atau epee pada akhirnya dimenangi oleh atlet asal Perancis, Romain Cannone. Medali emas diraih Cannone usai menekuk rival asal Hongaria, Gergely Siklosi. 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.